News

Pengakuan SN, Maling HP di Tanjung Tongah: Aku Tak Punya Uang Makanya Mencuri

SIANTAR, FaseBerita.ID – SN (18) yang bonyok dimassa di Tanjung Tongah, Siantar Martoba setelah kepergok mencuri HP, kini masih dirawat di RSU Djasamen Saragih.

Saat diwawancarai di rumah sakit, Selasa (25/6/2019), SN tampak terkulai lemas dan perban masih menempel di kepalanya akibat luka yang dideritanya.

“Saya anak kelima dari enam bersaudara dan ibuku sudah meninggal. Selepas itu, ayahku menikah lagi,” ujar SN.
SN berdalih tidak ada perhatian dari keluarga sehingga ikut-ikutan dengan anak jalanan di Siantar.

“Saya tidak punya pekerjaan. Saya sering main di Parluasan ikut sama teman-teman,” ujar SN yang mengaku jarang pulang ke kampung.

Dalam perstiwa itu, SN bercerita kalau ia diantar oleh temannya ke daerah Tanjung Tongah dengan menggunakan sepedamotor.

Uang SN hanya tinggal Rp5 ribu dan itu dikasih kepada temannya yang mengantarnya.

Tiba di Tanjung Tongah yang suasana sudah tengah malam, teman SN itu selanjutnya pergi. Karena sudah tidak punya uang dan perut sudah lapar, SN pun berniat mencuri HP ke rumah warga. Namun setelah SN masuk ke rumah salah seorang warga dan kepergok, ia pun sempat menjadi bulan-bulanan massa dan akhirnya berhasil diamankan polisi.

“Saya sudah tidak punya uang lagi untuk membeli makan. Makanya saya mencuri,” kata SN.

Sebagaimana diketahui, SN gagal melancarkan aksinya saat hendak mengambil HP warga pada Senin (24/6/2019) dini hari dengan cara masuk melalui jendela.

SN yang sudah terpojok di rumah berhasil ditangkap warga hingga sempat dimassa.

Kapolsek Siantar Martoba Iptu Resbon membenarkan kejadian itu dan sampai saat ini pelaku masih dirawat sehingga belum bisa diperiksa. (mag-03/pra)