News

Penerapan E-Government Merupakan Keharusan

FaseBerita.ID – Penerapan E-Government merupakan keharusan dan sangat penting karena dibutuhkan dalam reformasi birokrasi untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang lebih baik (Good Gavernance), yang dapat memberikan pelayanan prima dari pemerintah kepada masyarakat.

Dimana sekarang ini, pemerintah dituntut untuk melayani masyarakat secara cepat, tepat, transparan serta profesional dan meninggalkan kesan selama ini, dimana birokrasi selalu dikaitkan dengan prosedur kerja yang berbelit-belit dan lambat, sehingga membawa pada buruknya pelayanan publik kepada masyarakat.

Hal ini dikatakan Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe dalam pidato tertulisnya yang dibacakan Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Labuhanbatu H Muhammad Ihsan harahap ST, Senin (1/7) pagi, pada Upacara Apel Gabungan Kelompok I dan II dilingkungan Pemkab Labuhanbatu, di halaman Diklat BKPP.

Pada intinya, E-Governmet adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan pemerintah dengan pihak-pihak lain secara modern, dengan melibatkan otomatisasi dan komputerisasi pada prosedur paper-based yang akan mendorong cara baru dalam kepemimpinan.

Demikian halnya dengan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, saat ini sudah dipacu dan menjadi keharusan untuk menerapkan E-Government secara terintegrasi pada semua organisasi perangkat daerah (OPD), terutama pada perangkat daerah yang memiliki pelayanan dasar kepada masyarakat.

Memang disadari, sambungnya, penerapan E-Government tidaklah mudah karena beberapa kendala yang dihadapi, terutama belum terbangunnya infrastruktur yang diharapkan, dan masih lemahnya sumber daya manusia untuk mendukung ke arah itu, karena masih banyaknya ASN yang belum menguasai komputer dan teknologi informasi, di samping anggaran yang harus disiapkan juga tidaklah sedikit.

Menurutnya, untuk menghadapi kendala tersebut, beberapa setrategi yang dipersiapkan dalam menerapkan E-Government di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu di antaranya adalah, mempersiapkan SDM dalam pemerintahan agar dapat beradaptasi dengan sistem yang sudah memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Kemudian, memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi secara optimal, baik dari sisi pelayanan maupun keamanan informasinya. Selanjutnya adalah pemerataan jaringan komunikasi baik wilayah maupun kualitasnya, “Meningkatkan peran serta dunia usaha serta partisipasinya dalam pemanfaatan E-Government, serta mempersiapkan anggaran secara berkala sesuai dengan kebutuhannya,” tutur Plt bupati.

Pada kesempatan ini, Plt Bupati Labuhanbatu melalui pidato tertulisnya mengimbau agar semua perangkat daerah lebih memprioritaskan penerapan E-Government di lingkungan kerja masing-masing. Penerapan E-Government diharapkan mengacu kepada Peraturan Bupati Labuhanbatu Nomor 14 Tahun 2018 tentang Pedoman Pelaksanaan E-Government di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.

Upacara Apel Gabungan Kelompok I dan II yang dimotori Dinas Kominfo Labuhanbatu ini turut dihadiri para Staf Ahli Bupati, dan sejumlah kepala OPD, serta para pejabat eselon II. (nik/ahu)