News

Pencegahan Penyebaran Covid 19 Sekolah di Batubara Diliburkan

BATU BARA – Mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid 19), Pemkab Batu Bara mengambil sikap dengan merumahkan siswa SD dan SMP serta menyurati Kemenag dan Gubsu agar juga meniadakan proses belajar mengajar di sekolah.

Demikian disampaikan Bupati Batu Bara Zahir usai rapat terbatas dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Minggu (15/3) sore di Rumah Dinas Bupati Tanjung Gading.

“Dalam rangka menjaga dan melindungi masyarakat Batu Bara, atas penyebaran Covid 19 ini, kepada seluruh perangkat daerah Kabupaten Batu Bara menunda kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar,” kata Zahir.

Zahir mengatakan Pemkab Batu Bara melalui Dinas Kesehatan meningkatkan pelayanan kesehatan dengan memanfaatkan RSUD, puskesmas, faskes swasta dan melibatkan pendidikan tinggi yang telah direkomendasikan pemerintah.

Kepada masyarakat Batu Bara agar menghindari kontak fisik maupun bersalaman secara langsung dalam rangka antisipasi Covid 19. Menghindari tempat tempat umum dan ruang publik kecuali ada kepentingan yang mendesak.

Dikatakannya dinas pendidikan diperintahkan menginstruksikan kepada seluruh kepala sekolah memberikan tugas belajar dirumah, dan kegiatan belajar mengajar sekolah ditiadakan selama 14 hari.

Asahan Expo Tetap Berjalan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan tetap melaksanakan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Asahan ke 74  dengan pameran pembangunan bertajuk Asahan Expo 2020.

Sebelumnya rangkaian tabligh akbar dan zikir bersama menghadirkan ustad kondang asal Makassar batal digelar karena adanya larangan da’i tersebut ke luar daerah oleh Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan. Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi  Kabupaten Asahan, Rahmat Hidayat Siregar, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (16/3).

“Asahan Ekspo tetap dilaksanakan. Cuma, waktunya dikurangi. Karena kegiatan ini sudah direncanakan sebelumnya. Ini terkait penggunaan anggaran (APBD). Kan, enggak mungkin uang sudah keluar masuk lagi,” ujar Hidayat.

Sedianya, pameran pembangunan Asahan Expo yang dijadwalkan oleh pemerintah Kabupaten dilaksanakan mulai Senin (16/3) hingga hari  Minggu (22/3) dalam rangka menyemarakkah Hari Jadi Kabupaten Asahan.
Ditambahkan Hidayat, sujumlah kegiatan lainnya yang telah dijadwalkan lainnya ikut ditunda. Pengambilan sikap itu dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid 19 yang statusnya telah ditetapkan Pemerintah RI menjadi bencana nasional.

“Sejumlah acara yang telah dijadwalkan, akan kita tunda. Tapi bukan dibatalkan,” kata Hidayat.

Sejauh ini, lanjut Hidayat, Pemkab Asahan telah melakukan langkah-langkah strategis dalam pencegahan penyebaran Covid 19. Diantaranya, dengan menyiapkan ruangan khusus di RSUD H Abdul Manan Simatupang untuk penanganan pasien yang terjangkit virus Covid 19. Kemudian melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial dalam rangka mengajak masyarakat supaya menerapkan pola hidup sehat. (per/rah)

iklan usi