News

Pemuda Asal Medan Beraksi di Toko Ponsel di Siantar: Gagal Pulang Kampung

FaseBerita.ID – Rencana Muhammad Bima (30) melarikan diri dan pulang ke kampung halamannya di Medan Tembung berakhir gagal, lantaran keburu diringkus personel unit Jatanras Sat Reskrim Polres Siantar, Kamis (4/6).

Dia ditangkap lantaran nekat menggasak uang kontan Rp5,2 juta dan 4 unit Hp dari kios ponsel milik majikannya Billy Sinulingga (34) yang membuka usaha di Jalan Diponegoro, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat.

Informasi dihimpun, pelaku beraksi saat majikannya Billy Sinulingga berangkat ke Berastagi membuka usaha cabang kios ponsel.

Saat ditanyai di Polres Siantar, korban mengatakan, pelaku sudah setahun bekerja sebagai karyawan kios ponsel miliknya. “Dia juga tinggal disitu bersama dua karyawan lainnya,” ucapnya.

Sebelumnya, Rabu (3/6) siang, korban berangkat ke Berastagi keperluan membuka usaha cabang kios ponsel. Sedangkan kios ponsel dijaga pelaku bersama dua orang karyawan lainnya.

Entah bagaimana, malam harinya Billy Sinulingga dikabari kalau pelaku Muhammad Bima menghilang meninggalkan kios ponsel, sehingga korban langsung pulang ke Siantar.

“Saat tiba di kios, kami dapati uang Rp5,2 juta sudah hilang dari meja kasir bersama 4 unit hape,” kata Billy Sinulingga.

Selanjutnya korban langsung membuka CCTV yang terpasang pada kios ponsel miliknya. Dalam rekaman CCTV terlihat jelas pelaku mengambil uang kontan Rp5,2 juta dari laci meja kasir bersama 4 unit hape.

Dengan gerak cepat, korban langsung membuat laporan ke Polres Siantar. Petugas ditemani korban pergi mencari pelaku ke berbagai tempat.

“Kami juga pergi mencari pelaku ke penginapan (hotel-red) tapi nggak ketemu,” jelasnya.

Tak kehabisan akal, korban meminta bantuan petugas, agar merajia seluruh mobil bus yang melintas ke arah Medan untuk menutup ruang gerak pelaku melarikan diri.

Usaha petugas dibantu korban tidak sia-sia. Persis di Simpang Karang Sari, Jalan Medan, pelaku berhasil ditangkap dari dalam mobil Bus Toba yang hendak berangkat ke Medan.

“Semua mobil kami stop di jalan. Akhirnya pelaku Muhammad Bima tertangkap naik mobil Bus Toba. Semua barang bukti uang kontan Rp5,2 juta dan 4 unit hape hasil curian berada di tangan pelaku,” tukas Billy.

Setelah kedua tangan pelaku dikalungi pakai borgol, langsung saja petugas memboyong ke Polres Siantar, lalu korban membuat laporan pengaduan atas kejadian pencurian tersebut.

“Belakangan ini atas laporan karyawan bagian kasir, pelaku Muhammad Bima sering pergi bermain judi online makanya karyawan kasir kami suruh memantau gerak gerik pelaku” sambung Billy Sinulingga.

Kapolres AKBP Budi Pardamean Saragih melalui Kasubbag Humas Iptu Rusdi Agya, membenarkan pelaku Muhammad Bima sudah diamankan dan masih diambil keterangan. Perbuatannya diancam Pasal 363 KUHP Tindak pidana pencurian. (Mag-03)