News

Pemko Tanjungbalai Tandatangani MoU dengan Kejari

TANJUNGBALAI, FaseBerita.ID – Pemko Tanjungbalai menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungbalai tentang penanganan masalah dan perkara hukum, bidang hukum perdata dan TUN (Tata Usaha Negara).

Kerjasama ini ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman kerjasama, oleh Wakil Walikota Tanjungbalai H Ismail dan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Zullikar Tanjung, dilaksanakan di Kantor Walikota Tanjungbalai dengan disaksikan para asisten, Kepala OPD lingkungan Pemko Tanjungbalai, Kasi Datun Sarimonang B Sinaga SH, serta jajaran pejabat Kejari Tanjungbalai, Senin (29/7/2019).

Usai melakukan penandatangan MoU, Wakil Walikota Tanjungbalai menjelaskan, dijalinnya kerjasama ini sebagai salah satu upaya untuk membangun kesepahaman antara Pemerintah Kota Tanjungbalai dengan Kejaksaan Negeri Tanjungbalai, untuk bersama-sama menangani masalah dan perkara hukum perdata dan TUN, khususnya yang dihadapi oleh Pemko Tanjungbalai sebagai akibat penyelenggaraan pemerintahan.

“Dengan sudah dijalinnya kerjasama ini, apabila ada kasus hukum perdata dan TUN di lingkungan Pemko Tanjungbalai, atau Pemko Tanjungbalai digugat, Pemko Tanjungbalai dapat menggunakan jaksa yang berfungsi sebagai pengacara negara,” jelasnya. Wakil Walikota Tanjungbalai juga mengatakan, yang melatarbelakangi dilaksanakannya kerjasama ini, karena Pemko Tanjungbalai sebagai penyelenggara pemerintah di daerah, serta dalam melaksanakan tugas dan kewenangannya dapat bertindak dalam bidang hukum perdata dan TUN, yang terdiri dari pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lain, khususnya dalam menangani masalah dan perkara hukum perdata dan TUN yang dihadapi oleh Pemko Tanjungbalai.

“Diharapkannya, dengan telah dijalinnya kerjasama ini Pemerintah Kota Tanjungbalai dan Kejaksaan Negeri Tanjungbalai dapat bersama-sama menangani berbagai masalah dan perkara hukum perdata dan TUN dengan baik dan optimal, khususnya yang dihadapi oleh Pemerintah Kota Tanjungbalai,” sebut H Ismail.

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Zullikar Tanjung menjelaskan, Kejaksaan Negeri Tanjungbalai siap memberi bantuan hukum serta penanganan perkara kasus hukum perdata dan TUN, berdasarkan SKK (Surat Kuasa Khusus) yang diberikan oleh Pemerintah Kota Tanjungbalai kepada Kejaksaan Negeri Tanjungbalai, baik pada saat menggugat atau menjadi tergugat, dengan menggunakan jaksa pengacara negara, yang posisinya bisa sebagai penggugat atau sebagai tergugat.

“Saya mengharapkan, selesai dilakukan penandatanganan MOU ini harus ada tindakan lanjutan. Sinergitas dan koordinasi yang baik antara Pemko Tanjungbalai dan Kejari Tanjungbalai, khususnya dalam pendampingan dan penanganan perkara perdata dan TUN penting terutama dengan OPD di lingkungan Pemko Tanjungbalai, sehingga dapat terhindar dari penyimpangan pengelolaan keuangan negara dan daerah,” jelasnya.

Terpenting adalah, sambungnya, kehati-hatian agar terhindar dari masalah hukum, karena siapa saja bisa menjadi sasaran. “Untuk itu, mari kita perbaiki diri kita dan lakukan segala sesuatunya sesuai aturan yang berlaku di negara kita,” sebut Kajari Zullikar Tanjung. (ck-04/ahu)

iklan usi