News

Pemkab Taput Segera Proses Sanksi ASN Oknum Guru Cabul

TAPUT, FaseBerita.ID – Oknum Guru ASN terdakwa cabul akan mendapat sanksi dari Pemkab Tapanuli Utara (Taput). Kepala Bagian Hukum dan Perundangan Alboin Butarbutar dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sudirman Manurung menegaskan, pihaknya segera memproses sanksi sesuai aturan terhadap oknum guru berinisial SMN (43).

“Kita akan usulkan proses pengenaan sanksi sesuai aturan ASN atas SMN,” sebut Alboin didampingi Sudirman, Rabu (22/5).

Dikatakan, jika telah divonis bersalah oleh PN Tarutung, maka sanksi pembebasan sementara sebagai jabatan guru aktif dimungkinkan akan dicabut dari terdakwa.

“Nantinya, jika hukumannya sudah inkracht, kita akan lihat hukumannya apakah di atas 5 tahun untuk kemudian dikenakan sanksi pemberhentian permanen sesuai ketentuan PP 30, PP 80, dan PP 11/2017,” terangnya.

Menurut Alboin, kasus pencabulan anak di bawah umur yang didakwakan kepada oknum guru SMN, menjadi perhatian Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan.

“Bupati mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada pengadilan. Tidak ada intervensi apapun terkait kasus ini,” pungkasnya.

SMN, oknum guru ASN SDN 173297 Sigumbang, Desa Sitabotabo Toruan, Kecamatan Siborongborong, didakwa melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Menurut catatan dalam proses pengadilan, terdakwa telah melakukan tindak pidana pencabulan atas tujuh orang anak di bawah umur, masing-masing berinsial MS (12), KAS (13), RLSĀ (13), MSSĀ (14), RS (11), AS (11) dan GS (13), yang keseluruhannya merupakan warga Desa Sitabotabo Toruan, Siborongborong.

Disebutkan, dua dari tujuh korban, yakni MS dan KAS, dinyatakan pernah disuruh oleh si terdakwa untuk memegang dan mengelus kemaluannya. Sementara, lima korban lainnya, hanya mengaku diciumi oleh terdakwa.

“Dalam fakta persidangan atas perkara ini, terdakwa tidak melakukan perbuatan sodomi terhadap para korban,” terangnya. (ant/int)