News

Pemkab Simalungun Bantu Beban Ribka Mikalia

FaseBerita.ID – Beban Ribka akhirnya berkurang setelah Pemkab Simalungun mengambil alih biaya pengobatan Surnaryo.

Sekretaris Daerah (Sekda) Simalungun Gidion Purba mengatakan segala biaya pengobatan tidak dikenakan kepada keluarga almarhum. Hal itu disampaikan Gidion saat menjenguk almarhum ke rumah sakit.

“Kepada keluarga, saya jamin dari RSUD Tuan Rondahaim Saragih tidak ada membebani biaya apapun. Semuanya gratis,” ujarnya.

Almarhum dikebumikan di Dolok Batunanggar. “Karena almarhum warga Dolok Batunanggar, maka dia dimakamkan di TPU Dolok Batunanggar. Keluarga bersama tokoh agama lagi berembuk. Apakah almarhum dikebumikan secara Muslim atau Kristen. Sementara Ribka bersama tiga adiknya juga kita imbau biar tetap dipantau. Jangan sampai telantar. Pangulu dan Camat harus berperan di sini. Jangan sampai ada kejahatan trafficking. Mengenai sekolahnya akan kita pikirkan,” kata Gidion Purba.

Sementara Ronal Sirait, tetangga almarhum mengatakan, keseharian Surnaryo semasa hidupnya hanya sebagai tukang servis TV keliling.

Baca juga: Kisah Pilu Ribka Mikalia: Ayahnya yang Ia Rawat Meninggal, Ibu Tak Tahu Dimana…

“Setahuku stroke dialami sudah ada setahun. Kalau bapaknya kerja, anak-anak ini termasuk Ribka bermain di rumah kami. Dua kali seminggu diajari baca Alkitab,” terangnya.

Sebab, kata Ronal, meski Surnaryo menganut agama Islam, namun almarhum tetap mengantar keempat anaknya ke rumah mereka untuk diajari baca Alkitab.

“Kalau Mamaknya si Ribka latarbelakangnya kan Kristen. Jadi dia (Surnaryo) mendukung agama istrinya. Makanya ia tetap mengantar anak-anaknya ke rumah supaya diajari membaca Alkitab,” pungkasnya. (Mag05/des)

iklan usi