News

Pemkab Labuhanbatu Tidak Mentolerir Pegawai Pengguna Narkoba

FaseBerita.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu tidak akan menoleransi pegawai yang memakai narkoba selama masih aktif bertugas di lingkungan pemerintahan setempat.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Ir Muhammad Yusuf Siagian saat dikonfirmasi wartawan terkait 2 pegawai Satpol PP dan Damkar Labuhanbatu positif narkoba saat di tes urine oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK).

Menurut Yusuf, dirinya sama sekali belum menerima laporan hasil pemeriksaan tes urine oleh BNNK tersebut dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Labuhanbatu.

“Saya belum terima laporannya secara resmi, dan kalau itu benar, tidak ada tolerir terhadap pemakai narkoba. Dan saya akan meminta laporan dari Kasat Pol PP,” kata Sekda Yusuf, Jumat (23/10/2020) malam melalui pesan Whatsapp pribadinya.

Sebelumnya diberitakan, 2 orang pegawai Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Labuhanbatu dikabarkan positif narkoba saat dilakukan tes urine oleh pihak Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Labuhanbatu Utara baru-baru ini.

Informasi dihimpun, Pemkab Labuhanbatu melakukan tes urine terhadap 236 petugas Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL-PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar), di Gedung Serba Guna jalan WR Supratman, Rantauprapat, Jumat (11/9/2020).

Ratusan petugas itu terbagi dari 155 orang tenaga honor atau tenaga kontrak dan 81 orang lainnya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal tersebut dilakukan Pemkab Labuhanbatu, sebagai komitmen memberantas narkoba terutama di kalangan pegawai honor/kontrak maupun ASN serta upaya membangun mental dan fisik bagi para satuan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Labuhanbatu Nilwansyah sebagai penyelenggara tes urin tersebut saat dihubungi wartawan, Rabu (21/10/2020) siang sempat menutupi terkait hasil tes itu, dengan mempersilahkan pertanyaan terkait hal tersebut, ditanyakan langsung ke Kasat Pol PP Labuhanbatu dan BNNK Labura.

Namun, Nilwansyah akhirnya mengakui bahwa dari hasil tes urin kepada 236 pegawai Satpol PP dan Damkar Labuhanbatu, 2 orang dinyatakan positif.

Kepala BNNK Labura AKBP Khairul SH MH saat dikonfirmasi membenarkan 2 orang pegawai Satpol PP dan Damkar Labuhanbatu positif pengguna narkoba.

“Benar, dua orang pegawai Satpol PP dan Damkar Labuhanbatu positif narkoba saat dilakukan tes urine,” ujarnya melalui seluler.

Terpisah, Plt Kasat Pol PP dan Damkar Labuhanbatu M Yunus SH ketika dikonfirmasi sanksi apa yang diberikan terhadap 2 orang pegawai dinyatakan positif narkoba tersebut, Yunus hanya memberikan sanksi berupa pembinaan.

“Kedua orang tersebut telah kita lakukan pembinaan,” pungkas Yunus. (bud/fi)

iklan usi