News

Pemilihan BKM Karya Diduga Dipenuhi Kecurangan

TANJUNGBALAI, FaseBerita.id – Dalam pemilihan apa saja yang sifatnya mencari dukungan berupa suara, baik itu pemilu, Pileg, Pilkada, Pilpres, Pilkades, bahkan sampai ketingkat yang paling rendah sekalipun seperti pemilihan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) sering terjadi kecurangan, karena ambisius dari sosok yang ingin dipilih.

Dimana pemilihan BKM Karya Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai ditingkat basis, Senin (26/7/2021) khususnya lingkungan IV, yang mana banyak terjadi kecurangan, berupa surat suara yang diberikan kemasyarakat sudah tertera nama calon untuk melaju ketingkat kelurahan.

Kecurangan ini ditemukan warga ketika kotak suara belum sampai ke rumah pemilih, sedangkan surat suara sudah diterima, dan karena pemilih ingin menuliskan nama calon yang diusung, namun surat suara dimaksud sudah tertera nama calon tertentu yang bukan pilihan warga lingkungan IV tersebut.

Selain itu, berdasarkan hasil rapat panitia, surat suara yang seharusnya untuk lingkungan IV sebanyak 50% dari jumlah pemilih sebanyak 1.768, namun surat suara yang diterima Kepling IV Mingra Ardani Sinaga alias Dani hanya sebanyak 650 yang seyogianya sekitar 850 yang kemudian dibagikan kepada tim sang Kepling untuk diserahkan kepada warga pemilih.

Ironisnya ditemukan di lapangan, Pokja yang mengedarkan surat suara yang sudah ada legalitas BKM Karya berupa stempel, tertangkap tangan oleh warga sebanyak 100 lembar, yang mana surat suara yang diserahkan kepemilih sudah tertera nama calon untuk maju ketingkat kelurahan yaitu Dani, Malek, Nisa, Ranto serta Nova. Dan diduga masih banyak lagi surat suara yang sudah diedarkan dan dimasukkan ke kotak suara berisikan nama calon yang dimaksud tersebut.

Hal ini juga diamini Seketaris DPC PDI Perjuangan Sangkot Marpaung yang juga masuk sebagai kepanitiaan pemilihan BKM Karya di kediamannya Jalan Pringgan Lingkungan IV Kelurahan Pasar Baru yang juga mengatakan kepada wartawan, Senin (26/7/2021) malam, bahwa telah terjadi kecurangan pada saat berlangsung proses pemilihan BKM Karya di tingkat basis sekitar pukul 09.00 WIB. Dimana terlihat kejanggalan berupa surat suara yang masih dalam proses pemilu ditemukan surat suara yang sudah dibubuhi stempel BKM Karya tertera 5 orang nama yang terdiri dari Dani, Malek, Nisa, Ranto dan Novi.

Untuk itu, Sangkot mewakili warga Lingkungan IV meminta agar pemilihan BKM Karya dibatalkan dan dilakukan pemilihan ulang, serta kelima nama tersebut didiskualifikasi untuk tidak masuk jadi utusan dari tingkat basis. Juga panitia pemilihan harus diganti. “Apabila tuntutan warga ini diabaikan, kami bersama masyarakat lainnya akan membawa persoalan ini keranah hukum,” tegas Sangkot. (VINO)