News

Pembongkar Kantor Pemerintahan di Sibolga Ditangkap, 1 Buron

FaseBerita.ID – Polsek Sibolga Sambas mengungkap kasus pencurian di sebuah kantor pemerintahan yang terjadi pada Senin (21/12) lalu di Sibolga.

Polisi juga menyita barang bukti dari sebuah rumah di Jalan Jati Sibolga berupa 1 unit receiver CCTV merk Hikvision, 1 unit TV, 1 unit camera digital merk Nixon, 1 unit mixer system merk Grace, 1 unit bor tangan serta 1 unit gerinda tangan.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui kalau pelaku ada dua orang. Namun, polisi baru mengamankan 1 pelaku berinisial BZ alias G (40) warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pancuran Dewa.

Sementara seorang lagi yang identitasnya telah dikantongi dan diketahui merupakan aparat pemerintah lingkungan, masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan diminta untuk segera menyerahkan diri.

“Sekira pukul 10.00 WIB telah diamankan dari Jalan Sisingamangaraja Sibolga. Saat itu pria berinisial BZ tersebut sedang duduk-duduk di depan sebuah tempat penjualan tiket penerbangan,” terang Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangan persnya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Rabu (30/12).

Menurut keterangan BZ kepada polisi, aksi pencurian dilakukan dengan cara merusak kaca jendela kantor dengan menggunakan sebuah obeng. Barang hasil curian kemudian dibawa dan disimpan di sebuah rumah di Jalan Jati.

“Awalnya, BZ dan temannya yang DPO bercerita-cerita di simpang Jalan Horas dan Jalan SM Raja. Yang DPO mengajak BZ ke Jalan Meranti. Di dekat sebuah rumah ibadah, teman BZ mengambil batu dan mengatakan, kalau kulempar batu ini ke jendela (kantor), bunyi nggak. BZ menjawab, bunyilah bang, janganlah bang kita bongkar itu. Sehingga temannya menjawab, tenanglah kau. Kemudian, temannya mematikan arus listrik dari samping kantor. Setelah BZ berada di dalam ruangan, mengambil 1 unit TV yang tergantung didinding ruangan dan 1 unit camera, 1 unit gerinda listrik, 1 unit bor listrik. Kemudian membawa barang-barang yang diambil ke sebuah pondok di belakang kantor tersebut. Sekira pukul 05.00 WIB barang-barang tersebut dibawa ke Jalan Jati arah laut Sibolga naik betor,” ungkapnya.

Usai menjalani pemeriksaan, BZ akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Sibolga Sambas.

Diduga telah melakukan tindak pidana Pencurian pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (1) ke3e, 4e dan 5e Jounto pasal 55 KUHPidana, tersangka diancam hukuman 7 tahun. (ts/fabe)

iklan usi