News

Pemberi dan Penerima Money Politik akan Sama-sama Dihukum

FaseBerita.ID – Ketua Bawaslu Kota Tanjungbalai Dedi Hendrawan mengatakan, memberi dan menerima uang dalam Pilkada untuk baik secara langsung maupun tidak langsung untuk mempengaruhi pemilih agar tidak menggunakan hak pilih, menggunakan hak pilih tertentu sehingga suara tidak sah sebagaimana dimaksud dalam pasal 73 (4).

Pidana paling singkat 36 bulan dan paling lama 72 bulan denda paling sedikit Rp200.000.000 dan paling banyak Rp1.000.000.000, si penerima dan si pemberi dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum sebagaimana yang dimaksud.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Dedi Hendrawan di Gedung Bawaslu Tanjungbalai, Selasa (8/12) menjawab pertanyaan tentang viralnya sebuah video salah satu diduga tim calon walikota membagi-bagikan uang.

Dedi menjelaskan, sampai hari pemilihan Bawaslu terus melakukan patroli rutin di semua tingkatan dan membuka posko 24 jam, menerima segala laporan masyarakat terkait pelanggaran pemilu.

“Semoga pilkada di Tanjungbalai aman dan penyelenggara pemilu sesuai dengan protokoler kesehatan,” kata Dedi. (ck2/fabe)

iklan usi