News

Pembangunan Trotoar di Parapat Diduga Asal Jadi

PARAPAT , FaseBerita.ID – Pembangunan trotoar di sepanjang Jalan Sisingamangaraja Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon dinilai asal jadi. Pasalnya, baru beberapa bulan dibangun lantai trotoal sudah pecah dan terkelupas serta sejumlah lobang dibiarkan menganga di tengah-tengah trotoar.

“Pembangunan 1 kilometer trotoar jalan Sisingamangaraja dibangun khusus untuk lintasan pejalan kaki di Jalan Sisingamaraja Parapat baru beberapa bulan dikerjakan sudah rusak, keramik jalan sudah terkelupas dan  pecah-pecah. Sejumlah lobang dengan ukuran bervariasi dibiarkan di tengah-tengah trotoar,”  terang Kepling 1 Parapat Burju Sumando Sidabutar, Senin (25/1/2021).

Disampaikan Burju, akibat pengerjaan penataan trotoar di Kota Wisata Parapat masih banyak lobang dan keramiknya terkelupas sejumlah aktifitas harian para pelaku wisata di sekitar Jalan Sisingamangaraja terganggu. Ditambah bekas galian tanah dan sisa-sisa material bangunan pasir dan bebatuan bangunan masih dibiarkan menumpuk di pinggir jalan sehingga tidak ramah lingkungan karena berdebu.

Selain itu kata Burju, trotoar itu sebelumnya direncanakan untuk pedestrian mengelilingi dan menikmati Kota Wisata Parapat di siang dan malam hari dengan berjalan kaki. Namun, saat ini tepat di atas bangunan trotoar sudah ditempati para pedagang sehingga pembangunan dinilai sia-sia.

Burju menilai pemerintah belum serius untuk membangun dan menata Kota Wisata Parapat karena dari segi kualitas bangunan diduga asal jadi dan kualitas materi bangunan yang masih standar dinilai tidak sesuai dengan banyaknya anggaran yang dikeluarkan pemerintah.

“Kita berharap pada instansi terkait agar pekerjaan trotoar dan kualitas material bangunan, keramik, dan keramik tengah trotoar di sepanjang Jalan Sisingamangaraja dievaluasi ulang dan menertibkan para pedagang yang berjualan di atas trotoar,” ungkapnya.(aos/fabe)