News

Pembakaran Gereja di Sigi, Martin Manurung: Negara Harus Tegas Hadir Memberi Keadilan

FaseBerita.ID – Aksi teror terhadap rumah ibadah kembali terjadi di Indonesia. Sebuah Gereja dan empat warga yang merupakan jemaat, tewas dibunuh kelompok teroris di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat pagi (27/22/2020).

Aksi teror ini terjadi di Gereja Pos Pelayanan Lewonu Lembantongoa, Desa Lembatangoa, Kecamatan Palolo. Empat jemaat gereja ditemukan tewas dengan kondisi yang sangat mengenaskan. Keempat koorban diketahui bernama Naka alias Papa Jana, Pedi, Yasa dan Pinu.

Selain membakar gereja, para pelaku yang kini masih dalam pengejaran Satuan Tugas (Satgas) Tinombala juga membakar enam rumah warga yang juga berada di areal gereja.

Menurut sejumlah kabar, aksi tersebut seperti telah terencana, dimana para pelaku yang diketahui lebih dari dua orang terlebih dahulu mengatur strategi tempat berjaga di lokasi-lokasi tertentu. Setelah membunuh para korban, para pelaku lanjut membakar bangunan gereja dan rumah warga, sebelum melarikan diri.

Menanggapi hal itu, Anggota DPR RI Martin Manurung mengaku sangat prihatin dengan peristiwa itu. Iya juga menilai bahwa negara Indonesia masih belum dapat menjamin kebebasan dan kemananan beragama.

“Ini jelas aksi teror. Sangat biadab dan saya pribadi sangat mengutuk keras,” ucapnya saat dihubungi.

Politisi partai NasDem ini juga meminta negara harus tegas dalam kejadian-kejadian seperti ini, mengingat hal seperti ini bukanlah kasus pertama di Negara ini, bahkan di Sulawesi Tengah.

“Ini tidak boleh main-main. Kami dari Partai NasDem meminta kepada Kapolri beserta jajarannya, begitu juga Panglima TNI besertaa jajarannya, terkhusus negara ini untuk segera menangkap dan mengusut para pelaku hingga ke akar-akarnya. Jangan sampai ada sentimen agama atau hilangnya rasa kepercayaan masyarakat,” tegas Martin.

Di akhir pembicaraan, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

“Kita doakan semoga aksi teror ini dapat diusut dan dituntaskan. Untuk para korban, kami dari partai NasDem turut berduka cita dan keluarga yang ditinggal segera mendapat penghiburan. Kami akan terus menyuarakan perlawanan aksi teror seperti ini,” pungkasnya. (rel/fi)

USI