News

Pemasangan Plank SD di Labuhanbatu Diduga di Mark Up

FaseBerita.ID – Pergantian nama sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Labuhanbatu menjadi perbincangan warga di sejumlah tempat di Rantauprapat.

Pasalnya, bergantinya no digit SD yang semula enam digit menjadi dua digit, dan SMP menjadi sekolah satuan, memaksa sekolah tersebut harus mengganti nama pada plank di depan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Sarimpunan Ritonga saat dikonfirmasi, mengakui adanya pergantian nama sekolah tersebut.

“Ada tiga yang diganti pada sekolah dasar dan SMP. Nomor sekolah dasar dari enam digit menjadi dua digit, kop surat dan stempel. Sedangkan untuk SMP menjadi, sekolah satuan,” ujarnya melalui seluler pribadinya, Kamis (28/8/2019).

Pantauan wartawan, sebagian sekolah dasar di Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, telah menggantikan plank nama sekolah dengan yang baru dan terlihat seragam.

Namun, harga untuk pemasangan plank nama sekolah tersebut sangat fantastis, mencapai Rp3 juta lebih. Hal ini diduga kuat harga untuk plank baru itu di mark up oleh kepala sekolah.

“Benar Pak, kami mesan sendiri untuk pemasangan plank baru sekolah seharga Rp3. 300. 000. Dan kami merasa itu hal yang wajar,” kata Zuhairiah selaku kepala sekolah di salah satu SD di Kecamatan Rantau Utara.

Padahal, menurut salah satu pengusaha tempah besi di Rantauprapat, Ucok Bani, untuk harga satuan plank yang seperti terpasang di sejumlah sekolah dasar hanya berkisar Rp2 juta lebih.

“Kalau dilihat dari bahannya, hanya menghabiskan biaya sekitar Rp2 jutaan,” ujarnya.

Uniknya, ada salah satu kepala sekolah dasar yang berada di Kecamatan Rantau Utara, terkesan menutupi anggaran yang diperuntukkan untuk pembuatan plak baru tersebut. Bahkan, dirinya tidak mengaku memesan plank baru untuk sekolahnya.

“Saya tidak tahu siapa yang masang. Dan berapa harganya pun saya tidak tahu. Tapi nanti dipotong biayanya dari Dana BOS. Jangan tanya-tanya saya mengenai hal itu ya,” cetus Muhsinin kepala sekolah dasar yang berbeda di daerah Kampung Baru, Kecamatan Rantau Utara, melalui seluler, baru-baru ini kepada wartawan.

Sementara, Tohir selaku pihak rekanan pembuat plank baru pada sekolah dasar di daerah Kampung Baru mengaku, telah menerima pesanan sebelum pemasangan pada sekolah.

“Ya. Kalau ada pesanan dari mereka kita pasang,” balasnya melalui pesan singkat saat dikonfirmasi. (bud/ahu)

iklan usi