News

Pelaku Curanmor di Siantar Babak Belur Diamuk Warga

SIANTAR, FaseBerita.ID-Jonra Malau (39), pria yang beralamat di Jalan Parapat, Kelurahan Nagahuta, Kecamatan Siantar Simarimbun babak belur dimassa puluhan orang di Jalan Sibatu-batu Kecamatan Siantar Sitasari, Selasa (14/04), sekira pukul 16.30 Wib.

Kemarahan warga di Jalan Sibatu-batu ini, persisnya di Simpang Kipas, Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari ini akibat Jonra tepergok warga sekitar saat sedang berusaha mencuri satu unit kereta jenis Honda Revo Bk 2096 TAT warna hitam lis hijau milik marga Sidebang, yang terparkir di ladang.

Beruntung nyawa Jonra Malau berhasil diselamatkan Tim Satreskrim Polsek Siantar Martoba, yang tiba dilokasi dan mengamankan tersangka.

Menurut informasi yang dihimpun wartawan, Sebelum kejadian awalnya pria 39 tahun itu yang juga merupakan residivis kasus Curanmor. Melancarkan aksinya bersama satu orang rekannya namun setelah kejadian rekannya berhasil melarikan diri menggunakan satu unit sepeda motor jenis Supra X 125.

Aksi keduanya terlebih dahulu sudah dilihat oleh warga sekitar dan sudah membuntuti tersangka dari belakang.  Setelah berhasil menguasai satu unit sepeda motor milik korban, pelaku Jonra bertugas pengemudi hasil curian mereka sementa temannya mengintai dari belakang.

Warga kemudian berteriak maling. Sehingga warga diseputaran Jalan Simpang Kipas, langsung menendang pelaku Jonra dari atas kereta dan terjatuh. Hingga terjadi aksi massa.

Saat ditanyai wartawan sesampainya di Polsek Siantar Martoba, Jonra mengakui jika dirinya tak hanya sendiri melainkan bersama rekannya.

“Kami awalnya berdua kesitu sama kawanku, naik kereta Supra. Terus kami lihat ada kereta revo terparkir di ladang, kami congkel pakai kunci T. Tugas ku menjaga situasi, kawanku satu lagi yang metic keretanya bang,” kata pelaku Jonra di Polsek Martoba.

Dijelaskan Jonra, setelah berhasil ‘memetik’ kereta korban. Dirinya bertugas membawa kereta hasil curian, dan rekannya membawa keretanya saat beraksi.

“Posisi ku di belakang, tiba-tiba diteriaki dan kawanku kabur,” tambahnya.

Terpisah, Kapolsek Siantar Martoba, AKP Resbon Gultom dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. (mag-03/fi)

USI