News

Pelaku Cabul Masih Berkeliaran, Polisi Tapsel Diminta Bertindak

FaseBerita.ID – Aparat Kepolisian Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) diminta segera bertindak terkait indikasi adanya serangkaian peristiwa praktik predator berantai yang mencabuli empat anak di bawah umur, yang diduga pelakunya masih bebas berkeliaran.

Kejadiannya di salah satu desa yang ada di Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).
Adapun empat korban cabul anak dibawah berjenis kelamin perempuan sebut saja A (5), B (8), C (4) dan D (6) yang saat ini dalam kondisi trauma berat.

Hal tersebut sesuai keterangan dari Ketua LPA Paluta, Mulatua P Siregar, Selasa (23/6) saat mendampingi para orangtua korban berkoordinasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB dan P3A) Kabupaten Paluta.

Di samping itu kata Mulatua, karena mengingat indikasi kejadiannya berantai, hanya satu atas nama salah satu orang tua korban yang melaporkan kejadian itu dengan laporan polisi nomor: LP/130/VI/2020/TAPSEL/SUMUT tertanggal 08 Juni 2020.

“Sudah ada laporan polisinya serta sudah menyerahkan bukti visum para korban ke Polres Tapsel dan juga sudah di BAP, namun hingga saat ini diduga pelaku belum diamankan pihak kepolisian dan masih berkeliaran,” kata Mulatua.

Salah satu orangtua korban menceritakan, terungkapnya kasus tersebut berawal dari pengakuan anaknya yang telah mengalami pencabulan oleh diduga pelaku pada awal bulan lalu.

Dalam pengakuan putrinya, saat pelaku melancarkan aksi bejatnya, putrinya diancam akan dibunuh jika memberitahu orangtuanya.

“Putri saya juga menyebutkan nama beberapa anak lainnya yang juga katanya telah mengalami hal yang sama. Atas dasar itulah saya beritahu para orangtua anak lainnya, ternyata ada pengakuan yang sama dari anak-anak mereka,” ujarnya.

Kemudian, sebelum mereka membuat laporan resmi ke Polres Tapsel juga sudah pernah dilakukan pertemuan yang di hadiri tokoh masyarakat desa setempat dan juga dihadiri yang diduga pelaku.

“Di hadapan hatobangon (tokoh masyarakat) desa kami saat itu, dia (diduga pelaku.red) dengan terang sudah mengakui perbuatannya,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu, empat orangtua korban meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara, Kepala Dinas PPKB dan P3A Kabupaten Paluta Hasbullah Harahap saat menanggapi keluhan orangtua para korban terkait kondisi psikologis anak-anak mereka, pihaknya siap mendampinginya saat menjalani proses hukum dan juga akan segera terjun ke Kecamatan Dolok untuk menemui serta mencari solusi membantu membangkitan semangat anak-anak diduga korban cabul tersebut.

Terpisah Kapolres Tapsel AKBP Roman S Elhaj dikonfirmasi mengucapkan terimakasih atas informasinya dan pihaknya akan menindaklanjuti adanya laporan dari warga Dolok yang diduga menjadi korban pencabulan.

“Terima kasih infonya. Itu pasti akan kita tindak dan dilakukan penangkapan,” pungkasnya. (ais)