News

Pelaku Begal di Medan Dibekuk di Jalan Pisang Kisaran

FaseBerita.ID – Enam orang dari terduga otak pelaku aksi begal dari berbagai modus berhasil dibekuk Polsek Delitua di kawasan Jalan Pisang, Kisaran, Kabupaten Asahan. Dua di antaranya, terpaksa ditembak, karena berupaya merampas senjata petugas dan berusaha melarikan diri, Minggu (10/1).

Komplotan aksi kejahatan ini terbilang sadis. Korbannya masih tergolong di bawah umur, yakni seorang pelajar berinisial AAS (14), mendapatkan serangan brutal, saat melintas di Jalan Kanal Kelurahan Titikuning Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, hingga mengakibatkan korban terluka cukup serius.

AAS dihadang oleh komplotan begal sadis di tengah jalan. Tak tanggung-tanggung aksi sadis tersebut juga tergolong terencana dengan perannya masing-masing. Dimulai dari peranan Agung Setiawan sebagai otak eksekutor. Ia berperan mengarahkan para pelaku.

Kemudian, WS (18) berperan membacok tangan korban, Arifman Ndraha alias Arif (20) melempar korban menggunakan batu, APY (18) pembawa tongkat pisau, APY (18) melempar batu, serta FP (18) yang juga melempar batu. Masing-masing komplotan ini mendapat bagian hasil penjualan sepedamotor senilai Rp500 ribu
Dalam siaran persnya, jajaran Polsek Delitua memaparkan kronologi singkat penangkapan para komplotan terduga pelaku kejahatan tersebut.

Sebelumnya, orang tua korban AAS, yakni Sutarno (60), warga Desa Marindal Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang melaporkan kepada petugas kepolisian, Minggu (3/1).

Berangkat dari laporan warga tersebut penyelidikan dimulai Tim Unit Reskrim Polsek Delitua dipimpin Kanit Reskrim Iptu Martua Manik dan Panit luar Ipda Elia Karokaro. Mereka melakukan pengejaran. Tak menunggu lama tim berhasil menangkap pelaku di Jalan Pisang Kisaran.

Dari tangan pelaku, kata Martua, turut diamankan samurai, tongkat pisau, gergaji es, serta sepeda motor Honda Beat yang digunakan pelaku saat beraksi.

“Saat mengejar pelaku lain, kedua pelaku atas nama Wandi dan Arif berusaha merampas senjata petugas, namun tidak berhasil dan melarikan diri” ujarnya.

Selanjutnya, tambahnya, petugas mengeluarkan peringatan dengan mengeluarkan tembakan ke udara sebanyak tiga kali, namun tidak dihiraukan.

Tak ingin buruannya lolos, petugas melakukan tindakan tegas dan terukur kepada kedua pelaku.

Dari pengakuan para pelaku, mereka pernah beraksi di tempat kejadian perkara (TKP) lain, yaitu melakukan pencurian 1 unit sepedamotor Supra Fit di Jalan STM, Juni 2015.

“Selanjutnya para terduga pelaku diboyong ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna mendapat pertolongan medis. Kemudian, dibawa ke Mapolsek Delitua untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (smg/fabe)