News

Pekerja Keramba Tewas di Perairan Mursala: Terjatuh lalu Kejang-kejang

FaseBerita.ID – Seorang pekerja keramba ikan di perairan Mursala, Kabupaten Tapanuli Tengah, ditemukan tewas, Senin (30/3) sekira pukul 16.30 WIB.

Dari hasil pemeriksaan diketahui, pria tersebut bernama Ahuat (53) warga Jalan Bengkel Ujung RT 02 Desa Sekoladi, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir Riau. Sementara, keramba ikan tersebut merupakan milik PT Nusantara Marikultur Indonesia.

Menurut polisi, sudah ada dua saksi yang diperiksa. Yakni, Jefri Wilson Lie (43) warga Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga, yang merupakan manajer perusahaan pengelola tambak tersebut. Kemudian, Liana Simatupang (24), warga Jalan Sibolga-Barus, Kelurahan Poriaha, Kecamatan Tapian Nauli, Tapanuli Tengah.

Dari keterangan saksi diketahui, pada saat kejadian kedua saksi berada di tambak bersama korban. Mereka duduk sambil melihat ikan teri yang ada di keranjang. Kemudian, Ahuat berdiri dan berjalan sekitar dua langkah di Pondok keramba. Tiba-tiba, ia terjatuh.

“Saat itu mereka bertiga berada di pondok keramba. Tiba-tiba Ahuat ini terjatuh setelah berjalan dua langkah,” kata Kapolres Sibolga melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin dalam keterangan persnya.

Melihat kondisi tersebut, kedua saksi dan rekannya yang lain berusaha menolong. Saat itu, mereka melihat kondisi Ahuat kejang-kejang hingga meninggal dunia. “Selanjutnya mereka membawa jenazah Ahuat ke Rumah Sakit FL Tobing Sibolga,” ungkapnya.

Hasil cek yang dilakukan pada tubuh almarhum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu. (ts)

USI