News

Satu Pedagang Pecal Positif Covid-19, Warga Gang Demak Rapid Test

Pasien Sempat Dirawat di RS Tiara

SIANTAR, FaseBerita.ID – Pasca seorang wanita pedagang pecal keliling dinyatakan positif terpapar Covid-19, Dinas Kesehatan Siantar langsung melakukan Rapid Test terhadap masyarakat di Gang Demak, Singosari sebagai tempat tinggal korban, Senin (4/5). Sebanyak 100-150 alat rapid test disediakan.

Humas Gugus Tugas Daniel Siregar saat dikonfirmasi media ini mengatakan kalau hari ini siang sedang di lakukan Rapid test di gang Demak Singosari. Dan tim Gugus beserta tenaga kesehatan kota Pematangsiantar sedang berada di lokasi dan juga melaksanakan wawancara dengan warga dan juga keluarga terkait apakah mereka melakukan kontak langsung dengan pasien.

“Siang ini kita sudah melakukan Rapid test di lokasi. Kita juga sudah melakukan penyemprotan di daerah sekitar,” ujarnya.

Daniel juga menambahkan kalau tim gugus juga sudah melakukan pendataan daerah mana saja yang pernah dilalui si ibu saat berjualan dan besok (5/5/2020) akan melakukan penyemprotan di daerah yang pernah dilaluinya.

“Kita sudah melakukan pendataan yang bekerja sama dengan kelurahan, kecamatan dan juga RT agar mengimbau kepada warga apa bila ada warga yang melakukan kontak langsung dengan pasien agar segera melapor ke puskesmas maupun ke posko,” ujarnya sembari mengatakan kita sangat membutuhkan kejujuran dari masyarakat.

Saat di singgung media ini terkait perjalanan pasien sampai dia di tetapkan status PDP dan akhirnya dinyatakan positif. Daniel mengatakan pada Tanggal 23 April 2020 kalau pasien sakit dan di bawa ke rumah sakit Tiara

“Pada tanggal 23 April 2020 pasien ke rumah sakit Tiara. Setelah di periksa di sana dan di lakukan rapit tes dokter spesialis paru mengatakan ada gejala mengarah ke Covid 19. Hari itu juga di rujuk ke rumah sakit Adam Malik,” ujarnya.

Masih dengan Daniel mengatakan pada tanggal (26/4/2020) di lakukan Swab Nasal tenggorokan dan hasilnya (2/5/2020) keluar hasilnya Swab-nya yang mengatakan kalau pasien positif,” terangnya.

Masih dengan Daniel menjelaskan pada tanggal 25 sudah melakukan Rapid test terhadap 6 anggota keluarga dan 19 orang perawat puskesmas Singosari.

“Kita lakukan itu karena pasien sebelum di rujuk ke RS sempat di rawat di puskesmas. Dan untuk hasilnya kepada 25 orang tersebut non reaktif. Walaupun begitu kita masih melakukan Rapid test ke dua hari ini kepada 6 orang keluarga pasien. Untuk 19 tenaga medis di puskesmas akan di lakukan Rapid test kedua pada hari Rabu,” tegasnya.(mag04/fi)