News

Pedagang Pasar Sibolga Nauli Datangi Komisi II DPRD Sibolga

Tunda Relokasi ke Stadion Horas

SIBOLGA,FaseBerita.ID– Permasalahan pembangunan Pasar Sibolga Nauli tidak hanya bermasalah dari segi tehnis pelaksanaan pembangunan, ternyata relokasi para pedagang terutama para pedagang kain di lantai II Pasar Sibolga Nauli yang hendak direlokasi ke Stadion Horas Sibolga menuai penolakan.

“Kami meminta kepada Walikota Sibolga Jamaludin Pohan agar menunda pelaksanaan relokasi para pedagang ke Stadion Horas. Alasan kami, bahwa mengingat Lebaran sudah dekat (tinggal beberapa minggu lagi) para pedagang pasar ingin melewatkan Lebaran tahun 2021 dengan beraktivitas di Gedung Pasar Nauli Sibolga,” terang juru bicara para pedagang Pasar Sibolga Nauli, Edward Lumban Gaol, Senin (29/3) saat menyampaikan tuntutan mereka kepada komisi II DPRD Sibolga di ruang komisi II DPRD Sibolga, yang diterima Ketua Komisi II Rivorman Saleh Manalu didampingi Sekretaris Komisi II Soni Saragi.

Edward menambahkan, para pedagang PASAR NAULI yang akan direlokasi ke Stadion Horas Sibolga, menginginkan lokasi penampungan tersebut benar-benar telah dipastikan analisis dampak lingkungan sesuai standar yang baku, (tidak banjir dan becek bila diguyur hujan). Sebab fakta membuktikan, lokasi rencana penampungan di Stadion Horas Sibolga selain rentan banjir dan becek bila diguyur hujan, juga sangat tidak layak untuk lokasi pedagang kain.

“Bahwa mengingat tunggakan para pedagang pasar atas kredit Bank telah mendekati ambang batas dan telah berkali-kali mendapat teguran dari Bank yang bersangkutan, pedagang pasar meminta Walikota Sibolga untuk memberikan kelonggaran waktu bagi para pedagang Pasar Nauli untuk tetap beraktivitas di gedung Pasar Nauli sampai usai Lebaran 2021,” jelasnya.

Mereka juga menegaskan, bila tuntutan ini tidak diindahkan, dengan sangat terpaksa para pedagang Pasar Nauli akan melakukan aksi unjuk rasa secara besar besaran dengan jumlah peserta yang maksimum.
Usai membacakan tuntutannya, para pedagang langsung menyerahkannya kepada Ketua Komisi II DPRD Sibolga untuk menindak lanjuti harapan dan tuntutan mereka.

Ketua Komisi II Rivorman Saleh Manalu, usai menerima tuntutan para pedagang kepada para wartawan menyampaikan bahwa aspirasi para pedagang ini sudah diterima oleh komisi II DPRD Sibolga.
“Aspirasi ini akan kita sampaikan ke pimpinan terlebih dahulu,” jelas Rivorman.

Sementara itu, perwakilan pedagang, Abdul Rahman Pasaribu, usai menyampaikan aspirasi, kepada para wartawan menyampaikan harapan mereka agar komisi II dapat menindak lanjuti dan membantu mereka sesuai aspirasi yang sudah mereka sampaikan.

“Sebagai wujud langkah keseriusan kami, hari ini kami tidak berjualan sambil menutup mulut kami agar aspirasi kami ini dapat ditindak lanjuti oleh Anggota DPRD Sibolga,” jelasnya. (mis/fabe)