News

PDM Kopi Juara Satu Festival Kopi Sumut 2019

TAPSEL, FaseBerita.ID – Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) memiliki badan usaha perkebunan, pengolahan dan produksi kopi.

Dan, berhasil meraih juara satu pada acara Bazar dan Festival Kopi Sumatera Utara tahun 2019 yang diselenggarakan di Halaman Kantor Gubernur Sumut pada tanggal 27-28 April 2019 lalu.

Festival Kopi Sumut ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 71 yang jatuh pada tanggal 15 April 2019 dan dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara Edi Rahmayadi.

PDM mengutus dua orang personilnya untuk ikut andil bagian dalam acara ini yakni Suryadi sebagai Wakil Direktur Bidang Pengembangan Bisnis PDM dan Riki Ardiansyah yang bertindak sebagai barista Kopi PDM.

Suryadi mengungkapkan, PDM baru membuka badan usaha kopi ini baru satu tahun dan sudah berhasil membawa nama baik Kopi PDM di tingkat Provinsi.

“Alhamdulillah wa syukrillah, PDM kopi meraih juara satu pada acara Bazar dan Festival Kopi Sumut ini. Ini menambah semangat baru bagi kami, karena kami masih pemula,” ungkap Suryadi.

Dikatakan, setidaknya ada 21 peserta pada acara ini, yakni Sibadak Coffee, Soba Cofffe, Pucako Coffee, Petrasa, Kopi Keppas, Polbangtan, Saabas Coffee, Lopo Coffee, Sidikalang Cofffee, Hendra Boraspati, Odaiba Coffee, Kopi Onan Ganjang, Batak Cofffee, IKM Kopi Agsi, Kopi Lapang, PDM Coffee, Ondo Coffee, Kopi Dokan, Kopi Ramlan, Milala Sembekan Dua dan Voila.

“Peserta datang dari berbagai daerah di Sumatera Utara dengan berbagai citarasa. Suatu kesyukuran bagi kami PDM Kopi terpilih juara satu,” ungkas Suryadi.

Jafar Syahbuddin Ritonga, DBA sebagai Direktur PDM menyambut baik atas pencapaian bisnis pesantrennya yang baru saja dirintisnya.

“Syukur alhamdulillah kopi kami yang kami beri nama PDM Coffee mendapat juara satu. Ini menjadi spirit baru bagi kami uantuk mengmbangkan PDM Coffee ke depan,”ungkap Jafar.

Dikatakan, PDM Coffee didirikan untuk membantu mewujudkan misi PDM sebagai lembaga Pemberdayaan Umat untuk Kejayaan Peradaban Islam di Sumatera Utara.

Tujuannya lebih sepsifik selain untuk menambahkan penghasilan PDM juga untuk menyentuh sisi ekonomi masyarakat sekitar khususnya petani Kopi.

“PDM punya misi menjadi lembaga perberdayaan Umat untuk kejayaan peradaban Islam di Sumatera Utara. Maka kami sudah on the right track menuju transformasi PDM dari lembaga pendidikan menjadi lembaga pemberdayaan umat dalam rangka memberi maslahat yang lebih besar lagi kepada masyarakat luas. Jadi PDM harus punya penghasilan tambahan agar bisa membantu umat. Selain itu, PDM juga memberikan pendidikan tata cara bertanam kopi yang islami sekaligus memberikan dorongan kepada masyarakat untuk lebih giat dalam usaha tani kopi,” terangnya.

Apalagi, lokasi PDM dan masyarakat sekitar sangat cocok untuk bercocok tanam kopi.

Dan menurut Jafar PDM Cofffee ini adalah sebagai jalur merintis yang menjadi cikal bakal PDM untuk menjadi LPU yang lebih besar lagi dengan mencakup bidang-bidang ekonomi yang lebih luas lagi seperti Perikanan darat, industri Pariwisata milenial. (ran)

iklan usi