News

PDIP Sumut dan Sihar Sitorus Center Gelar Pembobotan untuk Caleg Terpilih

MEDAN, FaseBerita.ID – DPD PDI Perjuangan bekerjasama dengan Sihar Sitorus Center (SSC) bakal menggelar acara seminar terkait dengan peran partai politik dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi, berupa pembekalan kepada caleg terpilih PDI Perjuangan se-Sumut agar memahami tugasnya sebagai wakil rakyat (legislatif), sehingga dalam melaksanakan tugasnya lepas dari jerat-jerat korupsi.

Acara akan dilaksanakan pada 27 Juni 2019 di Hotel JW Marriot dengan narasumber pimpinan KPK Saut Situmorang MM PhD dan ahli serta peneliti kebijakan publik dan anggaran pemerintah Ir Elfenda Ananda ST MSP. Sedangkan peserta yang wajib hadir pada acara tersebut adalah seluruh caleg terpilih PDI Perjuangan se-Sumut pada Pileg 2019 lalu, dengan rincian DPR-RI 7 orang, DPRD Provinsi 19 orang dan DPRD Kabupaten Kota 167 orang.

“Bagi PDI Perjuangan Sumut dan Sihar Sitorus Center, acara ini untuk memastikan para kader terpilih di lembaga legislatif dari Sumut, baik DPR RI, DPR Provinsi maupun DPRD kabupaten kota, yang nota bene 60 persen pendatang baru (new comer) dapat menjalankan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat dengan baik. Sehingga dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai anggota parlemen piawai dalam bertugas dan lepas dari bahaya dan jerat jerat korupsi,“ kata Drs Soetarto MSi, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut (Selasa 18/6/2019).

Ditambahkan Soetarto, dari kegiatan ini kita harapkan para caleg terpilih dari PDI Perjuangan dapat memahami, mendalami proses dan tahapan serta mengkaji postur politik anggaran (APBD) yang berpihak kepada kepentingan rakyat Sumut. “Mengingat strategisnya kegiatan ini, maka kita instruksikan seluruh anggota legislatif semua tingkatan (DPR-RI, DPRD Provinsi, DPRD Kab/kota) terpilih dari Sumut untuk mengikuti kegiatan tersebut,“ Kata Soetarto.

Sarluhut Napitupulu, Sekretaris Sihar Sitorus Center (SSC) mengatakan bahwa adapun maksud dan tujuan acara pembekalan para caleg terpilih ini adalah untuk memberi pemahaman akan bahaya dan jerat-jerat korupsi dalam bentuk berdialog dan berdiskusi yang berkaitan dengan strategi pencegahan korupsi, juga masukan terkait pemahaman akan bahaya korupsi. Sehingga para caleg dalam melaksanakan tugasnya sebagai anggota parlemen tahu bahaya dan jerat korupsi.

“Selain hal-hal di atas, acara pembekalan ini adalah salah satu upaya pencegahan korupsi di Parlemen. Selain itu acara ini bertujuan menekan jumlah anggota legislatif tidak terjerumus korupsi yang bermuara membuat wajah parlemen menjadi lebih baik lagi. Ini komitmen SSC dan Partai PDI Perjuangan,” ujar Sarluhut Napitupulu.

Lanjut Sarluhut, acara ini juga diselengarakan terinspirasi dari upaya Mendagri Tjahjo Kumolo yang selalu mengajak para gubernur yang baru dilantik presiden bertemu langsung dengan para pimpinan KPK, untuk berdiskusi dan berdialog yang berkaitan strategi pencegahan korupsi juga masukan terkait pencegahan korupsi.

“Karena para caleg terpilih dari PDIP Sumut itu sebanyak 60 persen adalah pendatang baru (new comer) yang belum pernah sama sekali bersentuhan dengan birokrasi pemakaian/penggunaan anggaran (APBD),” ujarnya.

“Maka para caleg terpilih PDI Perjuangan se-Sumut merasa mereka perlu juga bertemu dengan pimpinan KPK untuk berdiskusi dan berdialog yang berkaitan dengan strategi pencegahan korupsi dan masukan terkait anti korupsi,” pungkas Sarluhut. (rel)