News

Pawai dan Atraksi Meriahkan Hari Kemerdekaan di Dolok Masagal

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI di Kecamatan Dolok Masagal, Kabupaten Simalungun berlangsung meriah. Deretan pertunjukan bernafaskan semarak nasionalisme menghibur para undangan yang hadir.

Tarian, pawai hingga atraksi merupakan salah satu pertunjukan yang ditampilkan. Anak-anak mulai dari tingkat SD hingga SMP tampak antusias menyuguhkan kebolehan mereka. Ada kebanggaan tersendiri bagi mereka bisa menghibur masyarakat dari 10 nagori di kecamatan itu.

Ribuan masyarakat juga antusias menyaksikan pertunjukan. Sesekali penonton tertawa ketika melihat aksi dua cilik saat mempersembahkan lagu dangdut diiringi goyangan mereka yang begitu lihai.

Hanya saja. Sebelum acara hiburan dimulai, terlebihdahulu dilakukan upacara bendera seperti yang digelar di Ibukota Simalungun, Pematang Raya.

Pasukan pengibaran bendera merah putih dibawa oleh Siswa-siswi SMPN 4 Bah Bolon. Sementara Inspektur Upacara langsung dipimpin Camat Dolok Masagal Darwan Damanik.

Acara yang dimulai sekitar pukul 09.17 WIB itu dihadiri ribuan murid TK, SD, SMP, Ibu PKK hingga Pangulu dari 10 nagori.

Teriknya matahari tidak menyurutkan niat anak-anak untuk melakukan pawai. Dengan perasaan bangga, anak-anak mulai berjalan melalui rute yang sudah ditetapkan panitia.

Hanya saja lokasi upacara yang digelar di halaman kantor Camat setempat sangat sempit sehingga kurang memuaskan masyarakat dalam menyaksikan jalannya upacara.

Sementara lapangan yang setiap tahunnya dipakai sebagai tempat upacara tidak bisa difungsikan, karena kurang perawatan. Lapangan tersebut ditumbuhi semak belukar. Mulai dari ilalang hingga tumbuhan berduri.

Camat Dolok Masagal Darwan Damanik mengucapkan terimakasih kepada panitia dan masyarakat karena acara perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun ini berlangsung sukses.

“Luar biasa. Acara berjalan lancar. Ke depan kita berharap acara seperti ini lebih meriah lagi. Saya berharap kerjasama dari masyarakat maupun pejabat dari daerah ini seperti anggota Dewan dan Pangulu, sama-sama merangkul dan memajukan Dolog Masagal,” ujar Darwan.

Hal serupa disampaikan Anggota DPRD Simalungun Terpilih Jon Redi Kalmen Sidauruk yang hadir pada kesempatan itu. Namun ia menyayangkan tidak berfungsinya lapangan yang biasa dipakai setiap perayaan HUT Kemerdekaan RI itu. Ia menduga, hal itu kemungkinan karena camat di daerah itu selalu berganti.

“Ini yang akan kita perjuangkan ke depannya. Soal lapangan yang tidak berfungsi, kita tidak bisa menyalahkan seseorang. Apalagi camat di sini selalu berganti. Ini yang seharusnya diperhatikan pemerintah. Kita merasa Dolok Masagal ini seolah dianaktirikan. Sekali tiga bulan camatnya selalu berganti. Hal itu tentu saja berpengaruh terhadap kinerja. Otomatis si camat tidak begitu fokus sehingga semua terabaikan. Kemudian sekcam juga tidak ada. Padahal Dolog Masagal sudah empat tahun berdiri,” kata Jon Redi Kalmen Sidauruk.

Dia berharap ke depannya Pemkab Simalungun memberikan perhatiannya terhadap Kecamatan Dolog Masagal sama seperti kecamatan lainnya. (des)