News

Pasutri Rampok dan Pukul Pedagang Hingga Pingsan

FaseBerita.ID – Pasangan suami istri (pasutri) Safrizal alias izal (38) dan Nurselamah br Saragih Munthe alias Lolom (28), bekerja sama merampok Ratna (50) di rumahnya di Pantai Amor, Jalan Asahan Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan Tanjungbalai Selatan Kota Tanjungbalai, Jumat (24/10). Saat beraksi, korban dipukul hingga pingsan.

Namun keesokan harinya, Sabtu (24/10) sekitar pukul 15.00 WIB, pasutri tersebut ditangkap Tim Tekab Sat Reskrim Polres Tanjungbalai. Penangkapan keduanya sesuai Laporan Polisi bernomor: LP/266/X/2020/SU/ Res T.Balai tanggal 24 Oktober 2020 dalam perkara tindak pidana pencurian dengan kekerasan atas nama pelapor Ratna. Korban yang merupakan pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu merupakan warga Jalan Sehat Ujung, Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjungbalai.

“Berdasarkan laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan menangkap pasangan suami istri tersebut,” terang Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira, Minggu (25/10).

Dikatakannya, pelaku Safrizal alias izal merupakan nelayan, warga Jalan Prof HM Yamin Kelurahan Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai dan istrinya Nurselamah br Saragih Munthe warga Jalan Asahan, Kelurahan Indra Sakti Kecamatan Tanjungbalai Selatan Kota Tanjungbalai,

Dari keduanya, polisi menyita barang bukti uang tunai hasil penjualan emas dan Hp milik korban sebesar Rp506 ribu dan sebagian uang milik korban Rp373 ribu.

Dilanjutkan AKBP Putu Yudha Prawira, pasutri tersebut mencuri sebentuk cincin emas, 1 tas pinggang berisi uang milik korban.

Diceritakannya, saat korban sedang berjualan, tiba-tiba seorang pria menarik tas miliknya. Lalu memukul kepala korban hingga tidak sadarkan diri.

Safrizal ditangkap di Jalan Asahan Kelurahan Indra Sakti Kecamatan Tanjungbalai Selatan Kota Tanjungbalai, saat sedang berjalan kaki. Saat diinterogasi, Safrizal mengaku ia melakukan kejahatan bersama istrinya, Nurselamah br Saragih Munthe alias Lolom. Bahkan, lanjutnya, yang merencanakan kejahatan tersebut adalah istrinya.

Syafrizal mengaku, yang masuk ke rumah korban adalah istrinya bersama seorang laki-laki berunisial D (DPO).

Menurut Syafrizal, mereka mengambil tas berisi uang Rp1 juta, perhiasan emas, handphone, dan beberapa bungkus rokok/

”Izal di luar rumah korban untuk memantau atau melihat-lihat situasi dan mendapat bagian Rp450 ribu,” kata AKBP Putu.

Sementara itu, Nurselamah br Saragih Munthe alias Lolom ditangkap di Jalan Veteran Kecamatan Tanjungbalai Selatan Kota Tanjungbalai. Kepada polisi, ia mengaku aksi pencurian dan mengajak suaminya. Ia juga mengaku masuk ke rumah korban bersama D. Dari aksi tersebut ia memeroleh Rp550 ribu. (CK-04)