News

Pasien Positif Covid-19 di Parapat Melawan, Gugus Tugas Minta Bantuan Polres

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID-Keluarga pasien D boru S,  wanita berumur 36 tahun warga Terminal Parapat, Sosor Baba, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun menolak dijemput oleh Gugus Tugas Simalungun dari rumahnya, Kamis (14/5/2020) sore.

Bahkan informasinya keluarga pasien melakukan perlawanan dengan menyiapkan klewang, sehingga Gugus Tugas Simalungun mundur dan menunda penjemputan pasien yang rencananya akan dibawa ke RS Darurat Covid-19 di Batu XX.

Menurut keterangan warga, hingga hari ini Jumat (15/5/2020) sekira pukul 07.20 WIB, pasien D boru S yang dinyatakan Positif Covid-19 masih berada dirumahnya.

“Pasien itu masih dirumahnya sekarang, belum mau di bawa ke Rumah Sakit, malah keluarganya sudah menyiapkan klewang, informasinya hari ini jadinya di evakuasi oleh Polres,”ujarnya.

Lanjut sumber bahwa hal tersebut menjadi pro kontra di masyarakat karena pasien tersebut sudah sempat diisolasi di Mess Pemkab, Parapat tetapi dikeluarkan dari ruang isolasi, namun jelang sehari pasien dijemput lagi.

“Pihak keluarga meminta hasil swab dari laboratorium yang asli. Mereka mengganggap yang positif covid-19 seperti proyek, intinya hilang kepercayaan terhadap Pemkab,”herannya.

Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Simalungun, Akmal Siregar saat dikonfirmasi via selulernya Jumat (14/5/2020) sekira pukul 07.30 WIB, membenarkan perlawanan tersebut.

“Ya benar, Ketua Gugus, Bupati Simalungun sudah menyampaikan surat kepada wakil Ketua gugus yaituKapolres untuk melakukan pengamanan dan penjemputan pasien dimaksud jam 09.00 pagi ini, setelah tadi malam melakukan penolakan dan perlawanan,”terangnya.

Sambung Akmal Siregar, kejadian Ini kasus pertama di Kabupaten Simalungun dan satu kasus pertama di Provinsi Sumatra Utara. “Pagi ini Pasien D boru S akan dilakukan jemput, persuasif langkah yang dikedepankan, dan harus masuk karantina hari ini,”pungkasnya. (mag-05/fi)

USI