News

Pasien Dinyatakan Sembuh Bila 2 Kali Tes Negatif

FaseBerita.ID – Pasien berinisial S (62) warga Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan masih menjalani isolasi di RSUD Kota Padangsidimpuan. Kondisinya mulai membaik, namun masih menunggu tes swab untuk ketiga kalinya.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapsel dr Sri Khairunnisa, Minggu (31/5) kondisi pasien kini sudah membaik bahkan pada hari pertama isolasi tak ada sesak nafas, dan hanya lemas. Di hari ketiga dan keempat diisolasi pun sudah mulai mandiri. Dan ia bersama GTPP Tapsel berharap, pasien berangsur membaik dan sembuh.

Selanjutnya, pada hari keempat belas setelah sampel swab terakhir diambil, pasien akan kembali menjalani tes untuk ketiga kalinya. Jika hasilnya negatif, pasien bisa dinyatakan sembuh.

“Keputusan swab ketiga bukan disebabkan karena non reaktif di lapangan (kontak erat pasien). tapi karena memang prosedurnya begitu. Yang menyatakan sembuh itu bila swab dua kali negatif (secara berturut),” ungkap dr Sri berharap hasil selanjutnya negatif dan pasien segera bisa dinyatakan sembuh.

Sempat ke Puskesmas

S (62) warga Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan yang disebut positif dari hasil reverse-transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR) test swab sempat berobat ke Puskesmas setempat. Sabtu (30/5) pegawai di Puskesmas sudah jalani rapid test, dan hasilnya non reaktif.

Dari keterangan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tapsel yang disampaikan Camat Batangtoru Muhammad Yamin Batubara, pasien berinisial S yang seharinya hanya sebagai petani ini, pada 12 Mei 2020 lalu, berobat ke Puskesmas Batangtoru dan dua hari setelahnya, 14 Mei 2020 berobat ke praktik dokter di Batangtoru. Dengan keluhan sakit pada bagian paru-paru.

Selanjutnya pada tanggal 19 Mei, pasien berobat ke RS Metta Medika di Kota Sibolga dan di sana dilakukan Rapid Test yang menunjukkan hasil reaktif. Seterusnya, pasien ini dirujuk ke RSUD Padangsidimpuan dengan status PDP.

Dan tanggal 20 Mei, dilakukan pengambilan sampel swab untuk dilakukan tes dengan metode RT-PCR. Dan besoknya, di tanggal 21 Mei dilakukan pengambilan sampel swab untuk kedua kalinya.

Pada Jumat (29/5) malam kemarin, hasil RT-PCR dua sampel swab yang diambil itu, yang pertama menunjukkan positif dan kedua negatif virus SARS-CoV-2 atau Covid-19.

Sabtu (30/5), GTPP Covid-19 Tapsel, kata Yamin, sudah melakukan tracking ke Kontak Erat Pasien yaitu ke Tenaga Medis Puskesmas Batangtoru sebanyak lima orang dan hasilnya Non Reaktif dari pemeriksaan rapid tes yang dilakukan.

Begitu juga kepada dokter yang sempat memeriksa pasien serta dua orang keluarganya, juga hasilnya Non Reaktif. Pun demikian halnya terhadap empat orang anggota keluarga pasien, hasilnya non reaktif yang menunjukkan tidak ada tanda-tanda tertular virus yang saat ini menjadi pandemi global itu.

Untuk memastikan kembali, pengambilan sampel swab ketiga kalinya terhadap pasien akan dilakukan pada Rabu (3/6) besok.

“Dengan harapan Hasilnya Negatif sesuai dengan Kondisi Pasien Hari ini yang semakin membaik, untuk itu mari kita doakan agar pasien dapat berkumpul kembali dengan keluarganya,” katanya.

Lantas bagaimana riwayat perjalanan dan kontak erat dengan orang luar dari pasien? Yamin mengatakan, bahwa pasien sama sekali tidak pernah keluar daerah.

“Bapak (pasien) ini memang udah lama kurang sehat dan bapak ini tidak kamana mana. Kata (keterangan) Kades begitu,” ungkapnya.

Yamin pun meneruskan pesan Ketua GTPP kepada masyarakat Tapsel untuk tetap tenang dan mengikuti anjuran Pemerintah yaitu menerapkan Protokol Kesehatan dalam setiap Aktifitas seperti selalu memakai masker dan membiasakan cuci tangan serta selalu menjaga jarak (Physical Distancing) dan menghindari kerumunan (Social Distancing). (san)