News

Pasien Covid-19 asal Paluta Meninggal Setelah Bertahan 2 Minggu

FaseBerita.ID – Satu pasien asal Desa Batugana, Kecamatan Padang Bolak Julu, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara meninggal dunia, Minggu (6/12) dini hari.

Pasien perempuan berusia 67 Tahun itu telah berjuang selama dua minggu terakhir ini sejak dinyatakan positif Covid-19 dan menjalani perawatan pada 22 Nopember lalu di RS Adam Malik, Kota Medan.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Paluta pun bergegas menyiapkan pemakaman sesuai dengan protokol Covid-19 di desa itu, setelah mendapat informasi dan berkoordinasi dengan kepala desa setempat.

“Sebelumnya korban merupakan pasien penyakit komplikasi diabetes yang atas inisiatif anaknya yang tinggal di kota Tebing Tinggi dibawa ke Tebing Tinggi untuk berobat,” terang Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Paluta Lairar Rusydi Nasution dalam Siaran Pers Nomor: 01/SATGAS C-19/XII/2020, Minggu (6/12) malam.

Dalam prosesnya, awal pengobatan korban menjalani serangkaian tes secara Rapid Test dan Tes Swab. Hasil awalnya dinyatakan reaktif dan oleh Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi menyarankan agar pasien melakukan isolasi mandiri di kediaman anaknya di Tebing Tinggi.

“Dan beberapa hari kemudian dikarenakan penyakitnya yang bertambah parah korban kemudian dirujuk ke RS Adam Malik dilakukan Swab Tes dengan hasil Positif,” kata Lairar.

Oleh RS Adam Malik, pasien kemudian dilakukan isolasi sampai pada Minggu (6/12), sekira pukul 01.00 WIB dini hari pasien menghembuskan nafas terakhir.

“Dan sudah dimakamkan dengan mengikuti protokol Covid-19 di Desa Batu Gana hari ini Minggu (6/12) pukul 17.00 WIB,” katanya.

Berdasarkan informasi terbaru Covid-19 Paluta per tanggal 6 Desember 2020, tercatat 3 orang pasien Suspek, probable nihil, 3 orang pasien konfirmasi, 93 pasien sembuh dan 2 orang meninggal di Paluta. (ais/fabe)

USI