News

Partai Demokrat: “Bapak Presiden Sudah Membaca Surat dari Kami”

FaseBerita.ID – Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengaku mendapat informasi bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah membaca surat yang dikirimkan oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Adapun AHY mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi, lantaran dugaan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko diduga berniat melakukan kudeta kepada putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

“Kami mendapat info kalau Bapak Presiden sudah membaca surat dari kami,” ujar Herzaky kepada wartawan, Selasa (2/2).

Baca juga:

AHY Beberkan Kader Demokrat yang Diduga akan Kudeta Dirinya: Nazaruddin Ikut…

Oleh sebab itu, Herzaky mengatakan Partai Demokrat sampai saat ini menunggu respons dari Presiden Jokowi, terkait manuver yang dilakukan Moeldoko terkait dugaan kudeta ke ketua umumya tersebut.

“Kami sebenarnya menunggu respons Bapak Presiden terkait surat kami kepada Bapak Presiden,” katanya.

Herzaky Mahendra Putra juga mengatakan, beberapa kader Partai Demokrat telah menemui Moeldoko terkait dengan isu kudeta AHY ini.

“Berdasarkan pengakuan, kesaksian, dari BAP sejumlah pimpinan tingkat pusat maupun daerah Partai Demokrat yang kami dapatkan, mereka dipertemukan langsung dengan KSP Moeldoko,” tuturnya.

Baca juga:

Kata AHY, Oknum Lingkaran Jokowi Ingin Ambil Alih Posisi Ketum Demokrat: Saksi 8 Orang

Herzaky juga menyebut Moeldoko menemui beberapa kader Partai Demokrat ini untuk kepentingan Pilpres 2024 mendatang. Sehingga niat kudeta kepada AHY tersebut dilakukan.

“Ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara inkonstitusional untuk kepentingan pencapresan 2024,” katanya.

Herzaky berujar, kudeta kepada AHY ini tidak bisa diterima oleh Partai Demokrat. Demokrat ingin kebenaran tersebut nyata apa-adanya dan bukan ingin melawan Istana.

“Ini bukan soal Demokrat melawan Istana, atau Biru melawan Merah. Ini soal penyalahgunaan kekuasaan dengan mencatut nama Presiden,” ungkapnya. (jawapos/fabe)

USI