News

P2TP2A Padang Lawas Dampingi Anak Korban Pencabulan

FaseBerita.ID – Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Palas dampingi MRH (11), korban pencabulan. Ini sebagai upaya pemulihan anak secara psikologis dan sosial yang berdampak pada mental korban.

Kedatangan MRH didampingi ayahnya ASH ke kantor P2TP2A ini disambut tim. Pemulihan psikologis dan sosial terhadap korban dilakukan, sebagai sasaran pendampingan P2TP2A ini.

“Secara psikologis tadi sudah didampingi, begitu juga sosialnya agar anak tidak trauma akan kejadian yang menimpanya,” sebut Wakil Ketua P2TP2A Palas Suwandi Siregar SH.

Sebelumnya, kasus yang diduga melanggar Pasal 82 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2014, tentang perubahan UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 292 KUHP ini sudah ditangani Polsek Barumun. Diketahui pencabulan ini terjadi berkisar April 2020 lalu.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Polsek Barumun, pelaku MLN (35) alias Getlu melakukan perbuatannya di Lingkungan IV Pasar Sibuhuan. Pelaku saat itu mengajak bermain dan membujuk rayu korban ke lokasi kejadian. Keadaan lokasi sepi tidak ada orang lain. Kemudian pelaku membawa korban ke tanaman pohon pisang dan menjalankan aksinya. Kejadian ini baru diketahui orang tua korban awal Juli ini.

“Minggu tanggal 5 Juli 2020 sekira pukul 21.00 WIB, atas kejadian tersebut, setelah dibujuk rayu oleh orang tua kandungnya, korban mengakui bahwa dirinya telah mendapat pelecehan seksual oleh tersangka, selanjutnya orangtua korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian yang dialami korban (anak kandungnya) ke Kantor Polsek Barumun,” kata Kapolsek Barumun AKP Suprihanto melalui Kanit Reskrim Aipda Syaiful Bahri melalui keterangan tertulisnya. (tan)