News

Ops Patuh Toba 2019 di Siantar Tindak 293 Pengendara

SIANTAR, FaseBerita.ID – Baru berlangsung beberapa hari, Operasi Patuh Toba 2019 yang digelar mulai 29 Agustus-11 September 2019, Polres Pematangsiantar telah mengeluarkan tilang sebanyak 293 lembar.

Kasat Lantas Polres Pematangsiantar AKP Septian saat diwawancarai di seputaran Jalan Sutomo Senin (2/9/2019) menyebutkan bahwa pelaksanaan operasi kali ini lebih mengedepankan tindakan preventif dan represif terhadap masyarakat saat berkendara di jalanan.

“Tujuannya untuk menciptakan keamanan, keselamatan dan ketertiban serta kelancaran berlalu-lintas khususnya di wilayah hukum Polres Pematangsiantar,” ujarnya.

Adapun sasaran operasi yang dilakukan adalah pengendara yang menggunakan HP saat berkenderaan, mengemudi kenderaan dalam keadaan mabuk, kecepatan berkenderaan di luar aturan, pengemudi di bawah umur, tidak gunakan helm, tidak memakai safety belt, melawan arus dan tidak menggunakan lampu Terangnya. “Tentu surat-surat harus lengkap, seperti SIM, STNK,” ujarnya lagi.

Masih kata kasat lantas, terkait waktu pelaksanaan operasi Patuh Toba ini, tergantung situasional dan tidak ada batasan waktu. Namun pelaksanaannya lebih ditekankan operasi hunting terkhusus mengantisipasi tindak kejahatan para pelaku di jalanan.

“Pagi hingga malam operasi bisa kapan saja dilaksanakan tanpa ada batasan waktu. Jadi jangan nanti petugas disalahkan bilamana tidak membawa papan razia karena waktu dan tempat berbeda bisa dilaksanakan secara bersamaan,” terangnya.

Sejak Operasi Patuh Toba dimulai, pihaknya telah mengeluarkan surat tilang sebanyak 293 untuk kendaraan sepedamotor dan mobil. Dan ada juga 51 pengandara yang menerima teguran.

“Kita mengimbau kepada semua masyarakat tidak perlu takut. Kita meminta agar melengkapi segala berkaitan dengan surat-surat kenderaan yang dimiliki. Tidak usah takut apalagi sampai melawan arus hingga mengakibatkan kecelakaan di saat pelaksanaan razia, akan tetapi lebih bagusnya santai saja dan melengkapi surat kenderaan yang dimiliki pengendara itu sendiri,” mintanya. (mag03)