News

Operator Terjebak di Kabin Ekskavator, Tim SAR Terkendala Medan Berat

FaseBerita.ID – Pencarian Join Paribo Siregar(31), operator ekskavator PLTH Sinohydro-PT Alam Sutera Energi yang terseret longsor masih berlangsung hingga, Selasa (28/5).

Korban terseret bersama ekskavator saat melakukan pembersihan material longsor di jalan menuju proyek pembangkit listrik di wilayah Huta Kariahan Usang, Nagori Bongguran Kariahan, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Minggu (26/5) sekira Pukul 10.00 WIB.

Kapolsek Raya AKP R Sinaga mengatakan, sejak korban diketahui terseret ke dalam jurang bersama alat berat yang dibawanya, upaya pencarian sudah dilakukan warga bersama karyawan serta TNI-Polri. Namun karena kondisi medan yang berat, pencarian belum membuahkan hasil.

“Tim SAR sudah turun ke lokasi. Namun karena kabin kemudi, tempat korban bekerja, rapat dengan dinding sungai. Sehingga upaya untuk mencari korban di kabin tidak dapat dilakukan,” kata R Sinaga.

Dijelaskan AKP R Sinaga, pihaknya sedang berupaya menggeser ekskavator yang kondisinya terbalik di dasar sungai dengan bantuan ekskavator lain. Penyelam yang sudah diturunkan, sudah menyentuh diduga tubuh korban bagian kaki. Namun karena lokasi yang sempit, tubuhnya tidak bisa ditarik.

Ditambahkan R Sinaga, istri dan keluarga korban saat ini sudah berada di lokasi mengharapkan korban segera ditemukan.

Dijelaskan sebelumnya, Join Siregar, warga Desa Sibadoar, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel ini bersama rekan-rekannya sedang membersihkan material longsor yang menutupi jalan menuju proyek PLTH. Saat itu, Join sedang sibuk menggeser material tanah yang menutupi jalan dan membuang ke arah jurang yang di dasarnya mengalir Bah Karai.

Saat bekerja beberapa saat, tiba-tiba terjadi kembali longsor tanah berikut kayu dari tebing yang langsung menghantam ekskavator yang dikemudikan Join Siregar. Menurut rekan Join, setelah dihantam material longsor, ekskavator langsung terbalik dan jatuh ke jurang yang diperkirakan berkedalaman 100 meter tersebut.

“Saat itu kita sedang bekerja membersihkan material longsor yang terjadi malam sebelumnya. Kondisi cuaca cerah sehingga memungkinkan untuk bekerja. Tapi tiba-tiba longsor susulan dan menghantam ekskavator dan korban saat itu berada di dalam ruang kemudi ikut terjatuh ke dalam jurang,” kata Jon Seven Damanik, rekan korban yang bertugas mengemudikan truk.

Dijelaskan Jon Seven, malam sebelum kejadian terjadi longsor yang menutupi jalan keluar masuk proyek PLTH. Mereka ditugaskan untuk membersihkan material, disaksikan perangkat nagori setempat. (esa)

USI