News

Oknum Polisi di Sidimpuan Positif Covid-19

FaseBerita.ID – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Padangsidimpuan mengumumkan, per 16 Juni 2020 ada tiga warga (berdasarkan KTP) yang berasal dari Padangsidimpuan dinyatakan positif covid-19. Dan satu diantaranya merupakan personel polisi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan Sofyan Subri mengatakan, data Covid-19 per 16 Juni 2020 untuk Kota Padangsidimpuan, yaitu 3 warga Padangsidimpuan dinyatakan berstatus positif covid-19.

Dari ketiga warga tersebut satu di antaranya diketahui merupakan personel polisi di Polres Padangsidimpuan.

“Iya, polisi. Inisial RL usia 44 tahun, dan masih mendapat perawatan di rumah sakit di Medan,” ujar Sofyan Subri saat menggelar konferensi pers di aula Kantor Sekretariat Pemko Padangsidimpuan, Selasa (16/6).

Sofyan menjelaskan, pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Kota Medan. Dan pada 29 Mei 2020 melakukan rapid tes pertama dengan hasil reaktif. Dan pada 9 Juni 2020 dilakukan rapid tes kedua dengan hasil reaktif. Selanjutnya pada 10 Juni 2020, pasien melakukan inisiatif sendiri pergi ke salah satu rumah sakit di Medan untuk melakukan tes swab.

“Berdasarkan surat dari Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara pada tanggal 12 Juni 2020, perihal penyampaian hasil pemeriksaan sampel covid-19, RL dinyatakan positif covid-19,” ujar Sofyan.

Menindaklanjuti hal itu, Tim Gugus Tugas sudah melakukan pelacakan terhadap kontak erat pasien tersebut.

“Ditemukan 10 orang kontak erat dan sudah diarahkan untuk melakukan isolasi,” kata Sofyan.

Sofyan menjelaskan, adapun dua pasien positif lainnya yaitu berinisial WBS (33) Warga Kecamatan Padangsidimpuan Utara, berprofesi sebagai dokter dan sedang menempuh pendidikan spesialis bedah di Kota Medan. Pasien ini, sudah satu tahun tidak pulang ke Kota Padangsidimpuan dan menetap di Medan.

“Jadi, Gugus Tugas Provinsi Sumut menetapkan status pasien berdasarkan alamat sesuai KTP nya. Dan untuk WBS memang sudah satu tahun tidak pulang, namun memang warga asal Kota Padangsidimpuan,” ujar Sofyan.

Kemudian Almarhumah AS (56), dinyatakan positif. Warga Padangsidimpuan ini juga, sebelumnya lama berobat dan menetap di Medan. Dan meningal dunia pada 21 April 2020 di RS Murni Teguh Medan dan dimakamkan di perkuburan Simalingkar, Kecamatan Medan Tuntungan , Kota Medan, Sumatera Utara.

“Dan untuk keluarganya memang sudah kembali ke Padangsidimpuan dan sudah kita lakukan rapid tes dengan hasil non reaktif,” ujar Sofyan.

Tim GTPP Kota Padangsidimpuan terus melakukan antisipasi dengan tetap mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjalankan protokol kesehatan. (yza)