News

Nunggak 3 Bulan, PLN Putus LPJU di Simalungun

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID– Simalungun ‘golap’ karena terjadinya pemutusan aliran listrik pada sejumlah Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di daerah Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Simalungun yang dilakukan pihak PLN sehubungan adanya tunggakan rekening listrik LPJU.

Pernyataan tersebut disampaikan Humas PLN UP3 Siantar melalui Manager PLN ULP Sidamanik, Agil Tharo dalam press release, Jumat (28/8/2020) sekira pukul 14.00 WIB.

Tindakan pemutusan terpaksa dilakukan mengingat belum dilakukannya pembayaran LPJU selama tiga bulan (Juni-Agustus 2020).

“Berbagai upaya telah dilakukan oleh PLN baik secara tertulis maupun komunikasi langsung untuk percepatan pembayaran. Namun hingga sebelum dilakukannya pemutusan hari ini, belum ada pembayaran yang dilakukan oleh pihak Pemda,” ujarnya.

Menurut Agil Tharo, sebelumnya pemberitahuan pemutusan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) ini telah disampaikan secara tertulis pada tanggal 24 Agustus 2020 dan telah dikomunikasikan.

“PLN menyadari tindakan yang dilakukan dengan memutus sejumlah LPJU pastinya akan memberikan ketidaknyaman pada masyarakat khususnya yang berada di Simalungun,” sebutnya.

Sejumlah LPJU tersebut berada di Daerah Kerja PLN UP3 Siantar di antaranya ULP Siantar Kota, ULP Sidamanik, ULP Parapat, ULP Tanah Jawa, ULP Perdagangan, ULP Dolok Masihul dan ULP Limapuluh.

“Adapun total LPJU yang selama ini dilayani oleh PLN sebanyak 357 Pelanggan dengan total daya tersambung 3,205,940 VA. Pemutusan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) ini dilakukan sudah sesuai prosedur,” tegasnya.

Dengan adanya tunggakan tersebut, selama ini sudah menjadi beban perusahaan yang seharusnya rekening LPJU dapat dibayarkan setiap bulannya. Namun PLN selama ini telah memberikan toleransi selama tiga bulan.

“Pihak PLN telah menerima Surat Penangguhan Pembayaran dari Pemda Simalungun dikarenakan masih menunggu pengesahan P-APBD 2020. PLN sangat berharap, Pemda Simalungun dapat segera melakukan pembayaran rekening listrik LPJU agar penyambungan kembali aliran listrik dapat dilakukan,” harapnya.(mag-05/fi)

USI