News

Nostalgia Hasim dan Teman SMA: Dulu Dia Iseng tapi Peduli jika Ada Kesusahan

FaseBerita.ID – Ternyata H Muhajidin Nur Hasim cukup iseng di masa SMA. Keisengan remaja yang tengah mencari jati diri cukup membekas di benak teman sekolahnya, meski mereka telah lulus SMA sejak 18 tahun silam. Pria yang sering dipanggil Bang Hasim itu pun mengenang masa-masa indah di bangku SMA.

“Dia ini dulu suka iseng. Tapi dia tidak bisa melihat temannya kesusahan. Semoga Allah mengamanahkan dia menjadi Bupati Simalungun. Kalau nantinya menjadi Bupati Simalungun, jangan berubah. Tetaplah menjadi Hasim yang ramah dan baik,” kata Ma Putri, teman SMA Hasim di Bangun, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.

Dalam pertemuan dengan ibu-ibu perwiritan di Huta III Nagori Moho, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kamis (29/10/2020) itu, Ma Putri menambahkan, sebagai teman sekolah Hasim, tentunya ia akan mendukung Hasim dan pasangannya, Tumpak Siregar SH (TPS) di Pilkada Simalungun.

“Teman-teman kita yang satu SMA masih banyak di sini. Kita akan mendukung Bang Hasim karena satu kebanggaan bagi kita ada teman SMA yang akan menjadi Bupati Simalungun,” tukasnya.

“Kita angkatan tahun 2002 siap membantu memenangkan Bang Hasim menjadi Bupati Simalungun. Kita akan mengajak dan memberitahukan teman-teman lainnya,” tambahnya.

Sebelumnya, kedatangan Hasim yang merupakan calon Bupati Simalungun nomor urut 2 disambut hangat ibu-ibu perwiritan. Mereka antusias bertemu pria berusia 36 tahun itu.

Dalam kesempatan itu, Hasim mengatakan Nagori Moho merupakan tempat tinggal orang tuanya dahulu. Sehingga nantinya nagori tersebut akan menjadi perhatian khusus jika dirinya diberikan amanah oleh Allah SWT menjadi Bupati Simalungun.

“Nagori Moho ini punya kesan mendalam bagi orang tua saya. Karena orang tua saya besar di sini. Saya dan orang tua saja dulunya berjualan di sini. Jadi sesuai amanah dari orang tua, saya akan mengembangkan kampung ini,” terang suami Hazizun Rani tersebut.

Di hadapan kaum ibu perwiritan, Hasim menyampaikan program Hasim-TPS. Ia juga memohon doa restu untuk mendukung Hasim-TPS.

“Saya dan Bang TPS memohon doa restu dari orang tua kami dan ibu-ibu Nagori Moho agar cita-cita dan amanah dari orang tua saya serta masyarakat Simalungun dapat dilaksanakan,” jelasnya.

Salah seorang ibu perwiritan, Fatimah memohon jalan di kampung mereka diperbaiki.

“Kami tidak minta muluk-muluk, yang kami minta hanyalah perbaikan Jalan. Karena kami sangat rindu dengan jalan beraspal. Kalau jalan sudah bagus, kan masyarakat bisa bekerja dengan lancar,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Hasim mengatakan dia bersama TPS sudah berbicara dengan Direksi PTPN IV.

“Saya bersama Bang TPS sudah bertemu Direksi PTPN IV untuk membahas jalan. Dalam pertemuan itu, kami dan pihak PTPN IV akan bekerja sama membangun jalan penghubung antar desa. Semoga Allah mengamanahkan saya dan Bang TPS menjadi pemimpin Kabupaten Simalungun,” terang Hasim yang disambut tepuk tangan ibu-ibu.

Hasim menambahkan, ia bersama TPS siap menandatangani komitmen dengan masyarakat.

“Kami siap menandatangani komitmen dengan masyarakat. Kalau kami tidak menjalankan program, silakan datang temui kami dan membawa komitmen yang sudah kita tandatangani. Boleh istri saya diajak untuk mendatangi saya. Sebab katanya, kalau saya tidak menjalankan program, istri saya akan mendemo saya,” jelas Hasim.

“Hasim-TPS menang, menang!” sambut teriakan ibu-ibu. (rel/fi)

iklan usi