News

Ngaku Dipukul Oknum Polisi, Pria Ini Lapor ke Wartawan

FaseBerita.ID – Posma Roha Nainggolan (47) mengaku dipukul oleh oknum Polisi di Polres Siantar pada Selasa (9/2) pagi. Tidak terima atas pemukulan tersebut, Posma Roha melapor ke Propam dan oleh pihak Propam menganjurkan agar Posma melakukan visium.

Hal ini disampaikan Posma saat datang ke kantor Redaksi Metro Siantar dan menceritakan kronologis kejadiannya.

Kepada media ini, Posma menceritakan awalnya, ia pergi ke Jalan Sudirman tepatnya di depan GKPS pada selasa pagi. Di sana ia hendak membeli koran dan tujuan mau ke Naga Huta.

Namun tiba-tiba seorang pria mendatanginya dan mengatakan bahwa Posma hendak mau mengganggu anak perempuannya.

“Jadi sekitar 1 bulan yang lalu. Saya pernah singgah di rumah makan tepat di samping sekolah SMA GKPS Jalan Sudirma. Lalu saya bertanya ke pedagang nasi disana. Siapa anak perempuan itu? Itu saya tanya. Lalu dijawab yang jualan nasi itu. Kalau itu anaknya. Lantas saya jawab. Oh iya bu. Nah itu sajanya,” ujar Posma.

“Selepas itu saya pergi dan tidak ada mengganggu anak perempuannya. Dan setelah itu saya tidak pernah kesana. Dan baru tadi pagi lah saya itupun mau beli koran. Lantas tiba-tiba datang laki-laki mungkin suami yang punya warung itu,” kata Posma lagi.

Menurut yang punya warung tersebut, kalau Posma hendak mengganggu anak perempuannya. Sementara itu Posma mengatakan tidak ada berniat mengganggu anaknya. Sehingga pertengkaran mulut pun terjadi.

“Tapi, tiba-tiba datang dua orang polisi karena dipanggil pria tadi. Oleh polisi itu saya dibawa ke kantor polisi. Nah pada saat di kantor polisi itulah saya dipukul pada bagian pipi saya. Karena di kantor polisi itupun kami berdebat. Dibilangnya saya mengancam anak yang punya warung. Sementara saya tidak ada mengancam maupun mengganggunya,” ujar Posma. Namun tiba-tiba, Posma Nainggolan dipukul polisi.

“Saya jelas tidak terima dipukul. Karena saya tidak punya salah. Lalu saya lapor ke propam. Dan pihak Propam menganjurkan supaya visium. Tapi tidak ada polisi yang membawa saya visium,” ujar Posma.

“Karena saya bingung kemana tujuan saya melapor. Terpaksa saya datang ke kantor koran ini. Supaya dimuat di berita,” kata Posma memberikan alasannya datang ke kantor redaksi Metro Siantar.

Terpisah Kasubbag Humas Polres Pematangsiantar AKP Rusdi saat dikonfirmasi menjawab akan mencek dulu kebenaran informasi tersebut.

“Kalau memang sempat dia melapor ke propam. Saya cek dululah kesana ya,” ujarnya. (pra)