News

Netizen Apatis Soal Berita Covid19 di Asahan

FaseBerita.ID – Perilaku masyarakat saat ini mulai apatis ketika disuguhi pemberitaan virus Covid-19 terutama di lintas jagad maya. Ironinya, ketika informasi pemberitaan itu dilempar ke ruang publik, ramai-ramai jagad sosial media meragukan keberadaan virus Corona ini, bahkan jika ada sekalipun orang yang meninggal akibat virus ini.

Seperti, perilaku dan respon masyarakat dalam pemberitan tentang tewasnya seorang warga Kelurahan Sidomukti Kecamatan Barat, Kabupaten Asahan  saat berita tersebut naik dibagikan ke ruang publik sosial media dalam group facebook. Baru beberapa menit unggahan pemberitaan itu ditayangkan, komentar negatif langsung diberikan nettizen yang terpantau pada Rabu, (24/6).

“… tak usah pla di share berita2 kyak gitu. bkin orang tkut pdhal bkan nya ad Corona itu,” tulis pemilik akun Edoy Edoy.

Pernyataan komentar akun Edoy Edoy ternyata didukung oleh nettizen lainnya.”Betol itu kang. Gara corona orang pada susah kang,” balas pemilik akun dengan nama Komeng.

Akun facebook  Mas Bogelos  juga menimpali dan seperti mendukung pernyataan dua akun sosial media lainnya yang lebih dulu berkomentar. “Corona txiiiik.. gak ada tuh corona… Mau x ditokoi2… Gak ada sama ku corona2…” tulisnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan, Rahmad Hidayat Siregar mengumumkan terdapat seorang warga Kisaran Barat, berinisial L (43) jenis kelamin perempuan, meninggal akibat Covid-19 di rumah sakit Djasmen Saragih Pematangsiantar.

Pasien sebelumnya sempat dirawat 4 Juni dengan keluhan batuk dan  demam lebih dari 7 hari. Kemudian,  tanggal 9 Juni 2020 pasien berobat kembali dengan inisiatif sendiri ke Rumah Sakit Vita Insani di Kota Pematang Siantar dan dilakukan rapid tes hasilnya rektif hingga di rujuk ke Rumah Sakit Djasmen Saragih untuk dilakukan Swab Tes.

“Lalu, pada 20 Juni 2020, berdasarkan informasi dari Dinkes Kota Pematangsiantar, pasien dinyatakan meninggal dunia pada pukul  18.00 WIB, sementara hasil Swab tes positif. Almarhumah kemudian dikebumikan di pekuburan Sidomukti Kisaran dengan menerapkan protokol penanganan Covid 19,” ucapnya.

Kemudian, pada tanggal 24 Juni 2020 Tim Gugus Tugas kembali mengumumkan kasus pertambahan empat pasien positif di Kabupaten Asahan. Sehingga, data jumlah pasien dengan kasus Covid-19 di Kabupaten Asahan menjadi 13 orang, dengan pembagian 8  orang masih di rawat, 3 orang sembuh, dan 2 orang meninggal dunia.

Iapun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak sepele terhadap penyebaran virus Covid-19 ini dan tetap meminta warga untuk menerapkan physical distancing dan pola hidup bersih sehat dan tidak meremehkan penyebaran virus tersebut. (per/rah)