News

Nelayan Sumut Diminta Hati-hati Masuki Selat Malaka

MEDAN, FaseBerita.ID – Nelayan Sumatera Utara diingatkan agar hati-hati jika ingin menangkap ikan dan memasuki wilayah perairan Selat Malaka yang berbatasan dengan negara tetangga Malaysia.

“Nelayan tersebut jangan sampai lengah dan akhirnya memasuki perairan negara asing, serta berhadapan dengan Polisi Maritim Malaysia,” kata tokoh nelayan Sumut, Nazli di Medan, Senin (4/3). Karena selama ini, menurut dia, sering nelayan Sumatera Utara (Sumut) yang tengah menangkap ikan di perairan Selat Malaka, dan ditangkap polisi Maritim Malaysia. “Nelayan itu, dituduh memasuki perairan Malaysia tanpa izin, padahal mereka  sebenarnya masih berada di wilayah hukum Indonesia,” ujar Nazli.

Ia mengatakan, tidak ingin nelayan Sumut ditangkap di Malaysia dan dipenjarakan haya gara-gara dituduh mencuri ikan. Kadang-kadang nelayan tradisional tersebut, memasuki perairan negara tetangga itu, akibat terdampar dan faktor cuaca angin badai.

“Sering cuaca yang terjadi di Selat Malaka tidak bersahabat dengan nelayan dan hal itu perlu diwaspadai,” tuturnya. Nazli menjelaskan, nelayan Sumut yang sering ditangkap polisi Malaysia itu berasal dari Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Batubara dan Tanjung Balai.

Bahkan, nelayan yang ditahan di penjara Malaysia bertahun-tahun lamanya, sehingga mengakibatkan istri dan anak yang mereka yang berada di Indonesia  menjadi terlantar, serta menderita. Sebab selama ini keluarga itu, menggantungkaan hidup dengan nelayan tersebut. “Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan instansi terkaait lainnya agar membebaskan nelayan yang masih ditahan di penjara Malaysia,” katanya. (ant)

iklan usi