News

Nelayan Ini Ditangkap Karena Berbuat Cabul

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Polisi menangkap HHS (23) dari rumahnya di Jalan Kader Manik atau Rawang III, Kelurahan Aek Muara Pinang, Kecamatan Sibolga Selatan. HHS diduga telah mencabuli anak di bawah umur yang masih berusia 13 tahun.

Penangkapan ayah beranak satu tersebut berlangsung pada Jumat (10/5) sekira pukul 12.45 WIB berdasarkan laporan dari Wul (44) yang merupakan orangtua korban, sebut saja Bunga, warga Kelurahan Pancuran Pinang, Sibolga Sambas.

Dalam keterangannya, orangtua Bunga menceritakan awal mula mengetahui putrinya telah dicabuli HHS. Saat kejadian, Sabtu (6/4), Bunga tidak pulang ke rumah. Wul telah berusaha mencari Bunga hingga larut malam, namun tetap tidak ketemu.

“Keesokan harinya, Minggu (7/4) sekira pukul 15.00 WIB, dia (Wul) dihubungi mertuanya dan mengabarkan kalau putrinya ada di rumah mereka. Setetelah itu, Wul dan suaminya bergegas pergi ke rumah mertua,” kata Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Selasa (14/5).

Setibanya di rumah tersebut, Wul langsung menanyai Bunga terkait alasannya tidak pulang ke rumah semalaman. Alangkah terkejutnya mereka saat mendengar pernyataan Bunga kalau dirinya telah dicabuli oleh HHS yang sudah punya istri.

“Takut pulang ke rumah, karena telah dicabuli laki-laki (HHS) yang baru dikenalnya 5 hari yang lalu. Setelah mendengar itu, orangtua Bunga pun melapor ke Polres,” ungkapnya.

Sementara, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap HHS yang telah ditetapkan sebagai tersangka, ia mengakui perbuatannya.

Menurut tersangka, malam itu sekira pukul 20.30 WIB, dia bersama Bunga berkencan di Pelabuhan Sibolga. Kemudian, dia membonceng Bunga ke Jalan Merak, Rawang I. Keduanya kemudian masuk ke sebuah rumah kosong dan naik ke lantai II.

Kesempatan berduaan tersebut dimanfaatkan pria yang sudah 2 tahun ditinggal istrinya tersebut untuk merayu Bunga. Awalnya, Bunga menolak, namun karena bujuk rayu tersangka yang berjanji akan bertanggungjawab dan menikahinya, hati Bunga akhirnya luluh dan akhirnya mau saja dicabuli pria yang berprofesi sebagai nelayan tersebut.

Setelah mencabuli, tersangka mengantar Bunga pulang ke rumah neneknya. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, mahkota Bunga telah mengalami kerusakan. “Mengalami cacat seumur hidup. Unit PPA telah membawanya ke Rumah Sakit Sibolga untuk dilakukan visum et repertum,” tandasnya.

Kini, tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga. Atas perbuatan tersangka yang telah melakukan tindak pidana Pencabulan atau Persetubuhan terhadap Anak sebagaimana dimaksud dalam pasal 76 E Jounto pasal 82 ayat 1 atau pasal 76 D Jounto pasal 81 ayat 2, dari Undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, diancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5.000.000.000. (ts)