News

Mulak Hu Huta, Wagner Damanik Bawa Siluah Untuk Warga Sipolha

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID– Calon Bupati Simalungun Irjen Pol (purn) Drs M Wagner Damanik MAP kembali mengunjungi kampung leluhurnya Sipolha, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Minggu (25/10/2020).

Cuaca cerah menyambut kehadiran rombongan pria yang ingin membaktikan dirinya menjadi Parhobas Simalungun, dengan slogan yang benar-benar meyakinkan yakni’ Datang Memberi Bukan Mengambil’.

Bagi masyarakat Sipolha, menjadi kebanggaan tersendiri putra terbaik dari Sipolha sudah pernah menjabat Bupati Simalungun yakni almarhum Jabanten Damanik. Tentunya peluang untuk mengulang kejayaan itu kembali terbuka di tangan Maruli Wagner Damanik yang maju dari jalur independen bersama calon wakil Bupati Abidinsyah Saragih.

Hangat. Gembira. Itulah yang terpancar dari wajah-wajah warga yang hadir. Wagner menyapa saudara dan satu kampungnya sendiri, sekaligus menghadiri undangan dari seluruh masyarakat Sipolha untuk diberangkatkan menuju Pilkada Simalungun 2020. Ada perwakilan dariDolok Maraja,  Huta Huta Bolon, Jambur Nabolak, Ruhut Nagodang, Hutamula dan Tambun Raya.

Antusiasme dan rasa kekeluargaan tampak sekali dalam prosesi acara diisi ziarah bersama, kebaktian dan makan bersama ini. Namun secara jumlah yang hadir dibatasi karena situasi pendemi covid-19.

Wagner Damanik kemudian menyarankan kepada tim dan keluarga menghantarkan makanan dengan door to door, setelah terbagikan semua, maka makan bersama dapat dimulai.

Wagner Damanik berfoto bersama keluarga besar di Sipolha.

Dalam dalam kesempatan itu, kepada keluarga di Sipolha, Wagner mengatakan jika kelak dipercaya masyarakat sebagai Parhobas Simalungun, maka WD-BISA akan mencanangkan program pelayanan prima di bidang administrasi seperti untuk pengurusan KTP, KK, AKTE, IMB, dll, dengan mendelegasikannya ke masing-masing Kecamatan agar masyarakat tidak perlu lagi hadir berbondong-bondong ke Raya, ibukota Kabupaten.

Selain itu WD-BISA juga akan merencanakan program KTP Keliling (Mobile) yang berjadwal di setiap keramaian (pekan-pekan) layaknya seperti yang dilakukan oleh institusi Polri berupa program SIM Keliling guna memudahkan masyarakat mengurus KTP. Istilahnya, sambil berdagang bisa urus KTP.

Agar semua masyarakat bisa terlayani dengan baik, dan khusus untuk menampung keluhan masyarakat baik itu berupa pengaduan, dirinya bersama Haji Abidinsyah Saragih kelak akan membuatkan satu aplikasi yang diberi nama LAPOR (Layanan Aplikasi Pengaduan Online Rakyat) yang dapat diakses masyarakat melalui hape android (SmartPhone) dan langsung terkoneksi dengan ponsel Bupati dan Wakil Bupati.

“Semua itu bertujuan untuk memudahkan dalam memonitor dan mengatasi permasalahan dengan cepat dan tuntas. Hal ini merupakan konsekuensi dari salah satu program dalam pembenahan tata kelola pemerintahan dengan berbasis teknologi berupa implementasi dari Birokrasi Digital. Program tersebut menjadi agenda prioritas kami ketika kelak dipercaya masyarakat sebagai Parhobas Simalungun,” kata Wagner Damanik.(rel/fi)