News

Modus Jenguk Sahabat, Sepedamotor Dibawa Kabur

FaseBerita.ID – Maksud hati ingin menolong justru bernasib sial. Sri Munah (64) warga Jalan Singosari, Gg Sumber Sari, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, kehilangan satu unit sepedamotor Honda Scopy BK 6726 WAH warna merah milik anaknya Dwi Sartika (25). Dia merugi sekitar Rp10 juta.

Sri awalnya meminjamkan sepedamotor tersebut kepada rekan kerja suaminya  bernama Hendri Sinaga (43) warga Sibatu-batu, Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari.

Namun kereta korban malah dibawa kabur oleh pelaku. Awalnya pelaku berdalih meminjam kereta korban untuk mengambil keretanya yang sedang berada di bengkel.

Korban kepada awak media ini, Kamis (26/3) siang sekira pukul 13.00 WIB menurtukan, pelaku merupakan rekan dekat suaminya Halil (70) sewaktu mengajar di sekolah Manjusri Jalan Pane.

“Pelakunya ini rekan suami saya waktu kerja di sekolah Majusri, enam tahun lalu. Pelaku dulu guru komputer. Sedangkan suami saya guru tata usaha. Jadi mereka ini sudah lama saling kenal,” kata Sri Munah.

Dijelaskan Sri, pelaku saat itu datang kerumahnya di Singosari dengan berjalan kaki, Rabu (25/3) siang sekira pukul 12.00 WIB. Pelaku datang ingin bertemu dengan suami korban yang sudah lama tidak bertemu.

“Dia jalan kaki kemari, saya pun nggak kenal kali. Suami saya yang kenal, kebetulan suami saya kena stroke. Habis suami saya diajak cakap. Pelaku minjam kereta anakku bentar, ingin lihat keretanya di bengkel,” jelasnya.

Sri yang merasakan pelaku sudah akrab dengan suaminya akhirnya memberikan kunci kereta milik anaknya itu untuk dibawa pergi oleh pelaku. Korban yang saat itu menunggu sampai sore merasa khawatir, lantaran kereta tidak balik ke rumah.

Sadar kereta dilarikan, korban pun berusaha mencari alamat keberadaan pelaku yang diketahui oleh suami korban. Bahwa pelaku tinggal di Jalan Sibatu-batu. Ironisnya, Sri tidak mengetahui nomor telepon pelaku.

Bahkan, saat alamat pelaku di lacak di Sibatu-batu, pelaku sepertinya memalsukan identitas kependudukan. Terbukti, korban yang saat itu bertanya pada warga setempat, dikatakan warga pelaku sudah lama pindah.

“Pas saya tanya sama warga, pelaku sudah lama pindah. Makanya saya mau laporkan ini ke Polsek Siantar Barat nanti, karena waktunya belum 1 x 24 jam. Anak saya pun sudah memosting kereta itu hilang di media sosial,” katanya.

“Bagi siapa yang menemukan kereta Honda Scopy warna merah hitam BK 6726 WAH. Saya mengharap agar menghubungi ke nomor 081375858169, dan akan diberikan hadiah sepantasnya,” ujarnya. (Mag-03)