News

Modal WIFI, Bocah 10 Tahun Digituin Kakek

MEDAN, FaseBerita.ID – AY (41) warga Perumahan Rorinata, Sukamaju, Sunggal, kesal bukan kepalang. Pasalnya, anak gadisnya, sebut saja Melati (10) dicabuli kakek yang berprofesi sebagai penambal ban, Selasa (23/7/2019).

Untuk memancing korban, RD (60) kerap mengiming-imingi memberikan password WIFI kepada korbannya. Menurut informasi, terbongkarnya aksi pencabulan ini bermula saat korban yang sedang menonton televisi menjerit sambil mengusir pelaku saat datang kerumahnya.

Melihat hal itu, ibu korban menjadi penasaran dan mencoba menginterogasi korban. Betapa terkejut ibu korban saat mengetahui bahwa anaknya telah dicabuli berulangkali oleh pelaku yang telah dianggapnya sebagai keluarga tersebut. Tak terima, orang tua korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sunggal.

“Menurut pengakuan anak saya, awal kejadian itu saat bulan puasa, sekitar bulan Mei. Saat itu saya sedang meng idam parah, nggak bisa bangun dari tempat tidur. Saat itulah anak saya sering jajan ke tempat uwak itu. Disitulah anak saya dicabuli pertama kali,” ujar ibu korban berinisial UI.

UI menambahkan, banyak anak-anak yang datang ke rumah pelaku dikarenakan pelaku berjualan dan memasang WIFI. Setiap anak yang datang akan diberikan password WIFI. “Banyak anak-anak yang datang ke tempat pelaku karena pelaku berjualan dan memberikan WIFI gratis,” ucapnya.

Lalu, UI menceritakan, aksi pencabulan pelaku terhadap anaknya dilakukan di dalam kamar saat istri pelaku keluar rumah. “Anak saya dipaksa ke dalam kamar, kemudian celananya dipaksa dibuka kemudian anak saya disuruh pegang kemaluan pelaku,” terangnya sambil meneteskan air mata.

“Kemudian oleh pelaku, kemaluan anak saya dijixxxxx (maaf kurang etis disebut), sambil menggerayangi badan anak saya. Orangtua mana yang tidak kaget dengar anaknya diperlakukan begitu,” cerita UI berlinang air mata.

Dijelaskan UI, dia sedikit kesulitan untuk menginterogasi anaknya lebih jauh. Karena korban selalu ketakutan jika ditanya soal kejadian tersebut. Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu MS Ginting membenarkan adanya laporan tersebut. “Laporan sudah kita terima, kita akan proses laporan tersebut,” jelasnya singkat. (bbs/ala/smg)