News

Mobil Rombongan Warga Simalungun Tabrak Pohon Kelapa di Tapteng: 2 Orang Tewas

FaseBerita.ID – Satu unit mobil kijang kapsul warna merah maron dengan nomor polisi BK 1441 JT mengalami kecelakaan tunggal di Jalinsum Sorkam-Barus, tepatnya di desa Barambang, Kecamatan Sosorgadong, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Minggu (31/5), sekitar pukul 05.00 WIB.

Informasi yang dihimpun, mobil yang dikendarai Syukrin Siregar (39) membawa tujuh orang penumpang yang merupakan guru TK Baitul Qur’an Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.

Usai mengunjungi famili di Kecamatan Sorkam, perjalanan diteruskan ke Barus sekedar menikmati objek wisata bahari.

Namun nahas, setibanya di sekitaran Desa Barambang, mobil lepas kendali dan menabrak pohon kelapa yang berada di sebelah kiri badan jalan. Suara benturan yang cukup keras membuat warga sekitar berhamburan. Diduga pengemudi mengantuk sehingga membuatnya lepas kendali.

Akibat kejadian tersebut, Syukrin Siregar sang supir yang merupakan warga Jalan Tongkol Kelurahan Pardomuan, Kota Pematangsiantar, dan satu orang penumpang atas nama Nuraini Batubara (42) warga Jalan Peterpan, Lingkungan VIII Kelurahan Sinaksak, Simalungun meninggal dunia.

Sementara 4 orang penumpang lainnya yakni Tri Welandi (19), Eka Listri Harini (45), Rahmaidah (43), dan Humariroh (25), terpaksa dilarikan ke RSUD Pandan karena mengalami luka yang cukup serius.

Dua penumpang lainnya yang mengalami luka-luka ringan yakni, Prayuni Sinaga (23) dan Fadillah Mudi Fitri (20), dirawat di Puskesmas Kade Tigo Barus. Kedua korban meninggal masih berada di Puskesmas Kade Tigo Barus menunggu pihak keluarga menjemput. Sementara mobil jenis kijang kapsul dievakuasi pihak kepolisian ke Mapolsek Barus.

“Kami berjumlah 8 orang termasuk supir, kesemuanya perempuan. Kami berasal dari Sinaksak berkunjung ketempat famili di Kecamatan Sorkam. Perjalanan diteruskan ke Barus sekedar melihat-lihat objek wisata pantai,” papar Prayuni Sinaga, saat ditemui di Puskesmas Kade Tigo Barus.

Kapolsek Barus Iptu Ngateni, membenarkan peristiwa laka lantas yang terjadi. Ngateni menyebutkan jika pihaknya telah menangani kejadian tersebut, termasuk mengevakuasi mobil yang menabrak pohon kelapa.

“Ia benar, personil Satlantas telah menanganinya,” ujar Ngateni. (ztm)

USI