News

Miris!! Jalan Mirip Kubangan Kerbau

MADINA, FaseBerita.ID – Kerusakan jalan yang sudah mirip kubangan kerbau ini berlangsung sekitar 19 tahun. Belum ada perbaikan yang berarti dari Pemkab Mandailing Natal (Madina), sebagai pemilik jalan kabupaten di wilayah Kecamatan Tambangan ini.

Jalan rusak parah ini sekitar 9 Km mulai dari Simpang Laru hingga Desa Panjaringan. Ada tujuh desa yang dilintasi warga dengan kondisi jalan rusak. Mulai dari Desa Tambangan Jae, Tambangan Tonga, Tambangan Pasoman, Rao-rao Dolok, Rao-rao Lombang dan Panjaringan. Tidak jelas apa penyebab Pemkab Madina tidak mau memperbaiki jalan ke tujuh kampung ini.

Supir angkot trayek Laru-Tambangan, Sangkot (33) menyebutkan, selama dia menjadi supir angkot sejak tahun 2000, sekalipun tidak pernah ada perbaikan jalan di jalur yang dia lintasi setiap hari.

“Mobil angkot yang saya bawa cepat rusak karena setiap hari melewati jalan batu bekas aspal yang sudah rusak parah,” katanya kepada Metro Tabagsel, Minggu (19/5).

Dia berharap agar ada perhatian Pemkab Madina atas kondisi jalan ini. Sebab, kalau kondisi jalan tetap rusak parah, anak-anak yang bersekolah SMP dan SMA menjadi terganggu.

“Terkadang mobil rusak saat mengantar anak sekolah disebabkan sulitnya jalan ketika dilintasi,” ujar warga Tambangan Jae ini.

Sementara beberapa warga Desa Tambangan Tonga melakukan aksi protes dengan berpura-pura memancing di tengah jalan yang sudah mirip kubangan kerbau. “Kalau musim hujan, jalan susah dilewati karena air menjadi penuh di lokasi jalan yang rusak. Jadi mirip kubangan kerbau,” kata Ikban (25).

Sebagai warga Desa Tambangan Tonga, dia berharap pemerintah perduli atas kondisi jalan yang sudah rusak parah di wilayah Kecamatan Tambangan, terutama di tujuh desa ini.

“Kalau malam hari, susah dilewati karena banyak lubang yang harus dihindari. Apalagi lampu penerangan jalan tidak ada. Kadang motor saya rusak kalau masuk lubang,” jelasnya. (wan)