News

Minggu Pelajar GKPS Sudirman: Belajar lebih Keras untuk Mencapai Prestasi

SIANTAR, FaseBerita.ID – Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.

Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir. Tuhan akan datang dan akan memerikan ganjaran sesuai dengan apa yang telah kita perbuat selama kehidupan kita.

Hal itu dikatakan Pdt. Dr Jusni Herlina Saragih dalam kotbahnya yang diambil dari Wahyu 22:12-17, pada perayan Minggu Pelajar GKPS yang dilaksanakan oleh jemaat GKPS Jalan Jenderal Sudirman Pematangsiantar, Minggu (23/6/2019).

Kepada para pelajar, pendeta juga menekankan kepada seluruh pelajar supaya bergiat menuntut ilmu untuk menggapai cita-cita, belajar dan terus belajar, banyak membaca supaya pintar dan yang paling penting adalah semuanya dilaksanakan dengan landasan takut akan Tuhan.

Kebaktian juga di isi dengan persembahan puisi, koor pelajar dan anak-anak TK. Dan yang paling unik adalah organis, biola, tagading, song leader dan yang mengumpulkan kolekte dilaksanakan oleh pelajar yang pada kebaktian itu seluruhnya berpakaian dinas sekolah masing-masing.

St Elisman Girsang yang juga sebagai Wakil Pengantar Jemaat GKPS Sudirman mengatakan, program ini merupakan program pusat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh GKPS.

“Kita sangat mengapresiasi minggu pelajar ini karena benar-benar menghadirkan nilai positif bagi anak-anak kita,” katanya.

St Togi Ambarita, salah seorang guru sekolah minggu di GKPS Jalan Sudirman mengungkapkan bahwa perlunya minggu pelajar ini adalah untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan kepedualian di dalam diri para pelajar di samping menumbuh kembangkan kemandirian mereka dalam bersikap dikehidupan sehari-hari.

Hanya saja kata Togi lagi pihaknya menyarankan agar dalam pelaksanaan kegiatan Minggu pelajar ini idealnya dilaksanakan setelah siswa selesai menerima rapor.

Di GKPS Sudirman sendiri ada program pemberian hadiah kepada siswa yang berprestasi, ini merupakan apresiasi yang cukup posisitf buat anak anak, jadi menurut kami lebih ideal lagi jika dilaksanakan setiap bulan Juli atau agustus.

“Itu hanya saran dari kami supaya lebih efektif,”pungkasnya. (win)

USI