News

Mendes PDTT: Pendamping Desa Tak Pernah dapat Binaan

FaseBerita.ID – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menyampaikan, bahwa prioritas kementeriannya pada 2021-2022 adalah meningkatkan kapasitas pendamping desa. Hal ini dilakukan untuk dapat mendukung seluruh proses pembangunan di desa.

Apalagi, kata dia soal pendamping desa ini sering dibahas oleh Komisi V DPR RI dalam rapatnya. Disebutkan dalam pembahasannya, pendamping desa tidak pernah dibina, namun itu ada benarnya.

“Kenyataannya memang sejak direkrut sampai dengan saya ditunjuk oleh Pak Presiden Jokowi menjadi Menteri Desa, saya tanya sudah pernah dilakukan apa untuk pendamping desa, dijawab belum pernah melakukan apapun,” terang dia dalam Penandatanganan Kesepahaman Bersama dan Pengukuhan Pengurus Forum Pertides secara daring, Rabu (10/2).

Oleh karenanya, pihaknya akan terus berkomitmen untuk melakukan proses peningkatan kualitas tersebut.

Pasalnya, pendamping desa ini dalam penugasannya sering beririsan dengan kepala desa.

“Itulah makanya saya berkomitmen agar terjadi proses peningkatan kualitas dan ini tentu tidak lepas dari dukungan Kemendagri,” tambahnya.

Perihal program afirmasi untuk perangkat dan pendamping desa mendapatkan beasiswa melanjutkan kuliah, kata dia hal ini akan dilakukan pada Agustus mendatang. Dengan harapan pembangunan di desa berjapan dengan baik.

“Kalau ini kemudian diimplementasikan dengan betul maka percepatan pembangunan desa tidak akan pernah keluar dari akar budaya dan itulah makanya desa-desa di kita akan tetap kokoh dalam situasinya dalam kearifan-kearifan lokalnya. Ini yang menjadi cita-cita cita-cita kita,” pungkas dia. (jp)

USI