News

Mencuri di Rumah Sakit Ditangkap di Halte

FaseBerita.ID – Seorang wanita yang sedang menjaga ibunya dirawat di salahsatu ruangan Rumah Sakit DR FL Tobing Sibolga, kehilangan handphone dan uang, Kamis (25/6).

Wanita bernama Herna Gea (38) tersebut pun melapor ke polisi. Dari hasil penyelidikan, tersangka akhirnya berhasil ditangkap, Minggu (5/7) sekira pukul 21.00 WIB dari sebuah halte di Jalan S Parman Sibolga, saat menunggu temannya.

“Herna terbangun ketika menjaga ibunya di ruangan, melihat tas berisi uang Rp1.100.000 yang ditaruh dalam gulungan kain, di atas tempat tidur dan 1 unit HP merk Oppo warna biru yang diletakkan di sampingnya, tidak ada lagi. Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan dan pendalaman. Minggu (5/7) sekitar pukul 21.00 WIB, Unit Opsnal telah mengamankan tersangka. Disita dua unit HP,” terang Kapolres Sibolga AKBP Triyadi dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas Iptu Ramadhansyah Sormin, Kamis (9/7).

Dari hasil pemeriksaan, diketahui tersangka berinisial ETW (20) warga Jalan Perjuangan Lorong 11 Lingkungan VIII Kelurahan Pasir Bidang Kabupaten Tapteng.

Selain HP Herna, tersangka juga telah mengambil HP milik Hornida Simanjuntak (32), yang juga berada di rumah sakit.

Kepada polisi, tersangka mengaku masuk ke rumah sakit melalui pintu belakang yang tidak dikunci sekira pukul 02.30 WIB.

Karena pintu di lantai satu terkunci, ia pun naik ke lantai dua. Setelah berhasil masuk, dia melihat ada dua unit HP di samping penjaga pasien yang sedang tertidur lelap.

“Diapun melihat tas di meja pasien, kemudian diambil. Setelah barang diambil, dia pergi ke kamar mandi di ruangan tersebut dan melihat uang di dalamnya sebanyak Rp700.000. Uang diambil, kemudian tas dikembalikan ke tempat semula. Pelaku lalu pergi menuju perbatasan Sibolga-Tapteng untuk bermain warnet,” ungkapnya.

Uang yang dicuri kemudian digunakan untuk membuka kunci kedua HP. Sisanya, dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. “Alasannya mencuri, katanya karena diusir dari rumah dan seharian tidak makan,” pungkasnya.

Setelah menjalani pemeriksaan, ETW akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di RTP Polres Sibolga.
Diduga telah melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (1) ke 3 Subsider pasal 362 dari KUHPidana, tersangka diancam hukuman 7 tahun. (ts)