News

Memaknai Isra Mikraj; Tingkatkan Keimanan, Jaga Persatuan dan Kesatuan

Dikatakan, peringatan Isra’ Mikraj merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, untuk mendapatkan perintah shalat lima waktu serta melalui perjalanan tersebut terjadilah perubahan besar bagi dunia yang dulunya zaman kegelapan/kebodohan menjadi zaman yang terang benderang yang penuh dengan kesucian dan tauhid.

“Sesungguhnya sebelum Nabi Muhammad SAW menjalani Isra’ Mikraj, Nabi Muhammad mengalami kesedihan yang sangat mendalam. Paman beliau Abu Thalib dan istri tercinta Siti Khadijah dipanggil oleh Allah SWT. Dalam kesedihan beliau itu lah, Allah SWT memperjalankan Nabi Muhammad sebagai bentuk penghiburan beliau dan diberikan Allah hadiah yaitu shalat lima waktu,” ujar Dolly.

Sementara Ketua Majelis Wali Amanat USU selaku Pembina YHPP H Panusunan Pasaribu juga mengucapkan, terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir pada acara peringatan Isra’ Mikraj tersebut.

Di samping memperingati Isra’ Mikraj, keluarga almarhum H Hasan Pinayungan Pasaribu juga meminta doa kepada seluruh undangan yang hadir. Selama ini peringatan Isra Mikraj sudah lama tidak dilaksanakan di tempat kelahiran almarhum H Hasan Pinayungan Pasaribu karena selama ini pihak yayasan selalu melaksanakannya di Kota Padangsidimpuan tepatnya di Kelurahan Kampung Marancar.

USI

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya