News

Masih Terlilit Tali Pusar, Bayi Dibuang Ibu di Warung Kosong

FaseBerita.ID – Bayi malang ini ditemukan penarik becak saat suara tangisnya memecah kesunyian di dekat kawasan Terminal Madya Kisaran, di Kelurahan Sei Renggas Kisaran, Kamis (19/12) sore kemarin.

Kondisi bayi itu masih berlumuran darah saat ditemukan warga bersama tali pusarnya. Sepertinya ia baru dilahirkan oleh ibu kandungnya beberapa saat yang lalu. Dia ditinggal sendiri dalam warung kopi yang sudah tak terpakai dan ditinggal pemiliknya.

Bayi itu, berjenis kelamin laki-laki. Menurut warga sekitar, seorang tukang becak pertama kali mendengar tangis sang bayi lalu memanggil warga sekitar yang melintas. Temuan itu kemudian dilaporkan warga ke Polres Asahan. Bayi malang itu kemudian dibawa ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Ricky Pripurna Atmaja, saat dikonfirmasi Selasa (24/12) menjelaskan, bayi tersebut diperkirakan baru berusia satu hari saat ditemukan warga. Berdasarkan keterangan rumah sakit, bayi tersebut telahir dengan berat badan 2,5 kg panjang 49 cm.

“Kita masih melakukan penyidikan. Kemungkinan besar bayi itu dilahirkan di tempat lain dan sengaja ditinggal di rumah kosong itu. Untuk menjaga kesehatannya, bayi kita bawa ke RSUD Kisaran,” jelas Ricky.

Sedangkan Direktur RSUD Kisaran dr Hari Sapna, menuturkan bahwa bayi saat ditemukan mengalami kekurangan cairan. Kini bayi sudah menjalani perawatan dan dalam kondisi baik.

“Kekurangan cairan tidak ada lagi, kondisi stabil. Luka lecet pada paha sudah membaik dan bengkak di kepala sudah mengecil,” jelas Hari.

Menurutnya bayi saat ditemukan diperkirakan berumur 1 hari, dan untuk sementara bayi dirawat di RSUD Kisaran hingga tubuhnya benar-benar stabil. “Selanjutnya kita akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial, untuk tindak lanjut bayi ini,” jelas Hari Sapna. (per/rah)

iklan usi