News

Maruli Wagner Damanik Diminta Bekerja untuk Simalungun

Disematkan Gotong Parhorja di Akhir Dinas

FaseBerita.ID – Tercatat 1 Juli 2019, Irjen Pol Maruli Wagner Damanik, resmi menyandang status purnawirawan Polri. Ada yang berkesan di detik-detik terakhir pengabdiannya di Polri yang sudah genap 35 tahun. Maruli Wagner Damanik melepas tanda-tanda kedinasannya di Simalungun, tanah leluhurnya.

Tak menunggu waktu lebih lama, topi pet berisi bintang dilepas, dan langsung diganti dengan gotong parhorja. Gotong yang biasa dipakai para parhobas (pelayan) di Simalungun.

“Ternyata bukan di Jakarta saya lepas dinas saya. Tapi di sini di Simalungun. Ini suatu kebanggaan dan kehormatan bagi saya, karena Tondong, Sanina, Boru dan semua yang ada di sini,” kata Maruli Wagner Damanik, Sabtu (29/6/2019) malam, dalam acara ramah tamah dengan warga Simalungun di Caliztha Cafe Jalan Sisingamangaraja Pematangsiantar.

Wagner yang mendapat kejutan perayaan ulang tahun yang ke-58 malam itu dari para Boru Damanik yang hadir, merasa sangat terharu dan berkesan, karena selama ini dirinya tidak pernah merayakan hari ulang tahun dengan semeriah itu.

“Sungguh baik filsafat kita. Sanina pangalopan riah, Tondong pangalopan podah dan boru pangalopan gogoh. Kita harus bersama dan bersatu memajukan Simalungun ini,” katanya.

Maruli Wagner Damanik saat menyapa warga Simalungun.

“Keprihatinan atas kondisi di Simalungun yang memaksa saya harus hadir. Saya ingin menjadi parhobas untuk semua. Seperti tagline yang saya usung, saya datang bukan untuk mengambil, tapi saya datang untuk member. Semua berpulang kepada masyarakat Simalungun, lanjut Wagner, namun kami berkeyakinan kita bersama masih bisa membuat Simalungun lebih baik dari sekarang,” kata Wagner.

Dalam kesempatan itu, Wagner Damanik juga menyampaikan terimakasih karena sudah disematkan gotong parhorja. Gotong untuk meminta untuk segera bekerja. Dirinya siap untuk menjadi parhobas untuk seluruh warga Simalungun.

Penyematan dilakukan Arsen Damanik, tokoh masyarakat asal Kecamatan Panombean Panei didampingi Maruli Damanik, serta sejumlah tokoh budaya dan seni Simalungun. Sejumlah artis dan pencipta lagu Simalungun turut hadir dan menghibur masyarakat yang datang dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Simalungun. Wagner Damanik juga ikut menyanyikan sebuah lagu berjudul Elpi. (esa)

USI