News

Man Batak Gembong Narkoba Labuhanbatu Akhirnya Ditangkap

LABUHANBATU, FaseBerita.ID – Pelarian Bandar Narkoba Labuhanbatu Firman alias Man Batak, yang masuk status daftar pencarian orang (DPO) akhirnya terhenti setelah ditangkap Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut).

Wakil Direktur Narkoba Polda Sumut, Agus Darojat saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (3/2/2021) siang, membenarkan penangkapan Man Batak tersebut.

“Iya Pak. Tersangka sebelumnya kami amankan di Daerah Bagan Batu, Rokan Hilir Provinsi Riau,” ujarnya melalui pesan Whatsapp pribadinya.

Kemudian, Agus Darojat selaku ketua tim penangkapan bandar besar tersebut, juga membawa tersangka ke kediamannya di jalan di Jalan Padang Matinggi, Gg Bersama, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara.

“Betul pak,” balasnya singkat.

Pantauan wartawan, rumah tersangka Irpan yang berada di Jalan Padang Matinggi tersebut terlihat sepi, usai didatangi sejumlah personil Polda Sumut bersama tersangka.

Salahseorang warga setempat yang ditemui wartawan mengaku melihat sejumlah polisi datang kerumah tersangka menggunakan sejumlah mobil dengan plat dari Provinsi Riau.

“Tadi saya liat sejumlah petugas ke rumah Man Batak. Terlihat jugak mantan Kapolres Labuhanbatu pak Agus Darojat turut serta. Banyak mobil berplat BM tadi disana,” kata warga yang tidak menyebutkan namanya.

Informasi dihimpun, Kepolisian Daerah Sumatera Utara telah mengeluarkan status daftar pencarian orang (DPO) terhadap IRP, bandar narkoba yang kabur di Kabupaten Labuhanbatu Selatan ketika dilakukan pengembangan atas kasus penangkapan narkotika jenis sabu-sabu seberat 5 kg.

“Surat DPO telah disampaikan di jajaran Polres/Polresta/Polrestabes di wilayah hukum Polda Sumut dan daerah lainnya,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan di Medan.

Ia menyebutkan, dengan dikeluarkannya surat DPO tersebut, diharapkan petugas kepolisian akan semakin mudah menemukan IRP.

Pada 9 Januari 2021 personel Unit 3 Subdit I Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara menangkap tiga orang pemilik sabu-sabu seberat 5 kg di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Kota Pinang, Labuhanbatu Selatan dan di Desa Sukamaju Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Ketiga tersangka itu yakni LA (36) seorang PNS, KAS (37) warga Labuhanbatu, dan PR (43) warga Kabupaten Rokan Hilir.(bud/fabe)